Senin 08 Juli 2019, 07:25 WIB

Maluku Utara dan Sulut Diguncang Gempa

Ant/Sru/H-2 | Nusantara
Maluku Utara dan Sulut Diguncang Gempa

MI/M. Taufan SP Bustan
Peringatan gempa di Maluku Utara dalam aplikasi BMKG

 

PASCAGEMPA berkekuatan 7,1 pada skala Richter di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada pukul 22.08 WIB, tadi malam, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi delapan kali gempa susulan.

Peringatan dini tsunami dengan status waspada untuk wilayah Minahasa bagian selatan dan Minahasa Utara bagian selatan pun dikeluarkan.

"Gempa susulan pertama bermagnitudo 4,8 SR (pukul 23.29.15 Wita) terjadi Lok:0.67 LU,126.12 BT atau 139 kilometer barat daya Ternate-Maluku Utara pada kedalaman 10 kilometer," jelas Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Sulawesi Utara, Edward H Mengko.

Pada gempa susulan kedua hingga keempat, kekuatannya terus melemah. Akibat gempa, sejumlah warga berhamburan keluar rumah dan gedung. Gerry, warga Manado, mengaku sangat takut karena gempa yang terasa cukup kuat dan berlangsung agak lama.

BMKG belum mencabut peringatan dini tsunami, hingga berita ini diturunkan. (Ant/Sru/H-2)

Baca Juga

MI/Denny Susanto

Sajian Kopi Lokal dan Hasil Bumi Pegunungan Meratus Warnai HUT Walhi

👤Denny Susanto 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 08:00 WIB
Penyajian panganan lokal dari hasil panen petani ini menunjukkan rakyat Kalsel mampu berdaulat...
MI/Dok BPBD Ciamis

Petugas Identifikasi 11 Siswa MTs yang Tenggelam di Sungai Cileueur

👤Kristiadi 🕔Sabtu 16 Oktober 2021, 06:09 WIB
Para siswa diduga terbawa arus yang cukup kuat karena semua korban yang ditemukan SAR gabungan lokasinya berada di muara aliran sungai yang...
Antara

Basarnas: 11 siswa MTs Tewas Tenggelam Saat Susur Sungai Cileueur

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:58 WIB
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Bandung, kegiatan itu melibatkan 150...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya