Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HABIS divonis mati dalam kasus narkoba, seluruh harga milik terpidana Nazwar Syamsyu alias Letto juga dirampas oleh negara.
Vonis itu dibacakan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (5/7). Majelis hakim memvonis menyita Rp3 miliar harga milik Letto dan lima rekannya terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Jaksa penuntut umum Purnama Sofyan mengaku bersyukur dengan vonis tersebut. "Vonis yang diberikan ini sudah maksimal," katanya.
Menurutnya, vonis ini sesuai dengan tuntutan yang diberikan dikarenakan terdakwa terbukti melanggar TPPU dan tidak ada hal yang meringankan semua terdakwa.
Dengan vonis tersebut, lanjut dia, tinggal menunggu putusan banding yang diajukan oleh Letto dan kelima rekannya. "Untuk sidang narkobanya kan sudah divonis mati, tapi mereka banding dan sejauh ini masih menunggu putusannya," ujarnya.
Kuasa hukum Letto dan rekannya, Ridho Junaidi dan Andika Andalatama mengatakan tidak akan mengambil langkah banding dan menyetujui vonis yang diberikan hakim terkait kasus TPPU.
Menurutnya, pihaknya diuntungkan karena Letto dan rekannya tidak diberikan vonis tambahan seperti hukuman badan dan denda. "Kami setuju dan tidak akan mengambil langkah banding. Meski seluruh harta milik Letto dan rekannya dirampas oleh negara," katanya.
Baca juga: Peringati Hari Raya Karo, Jalur Pendakian Semeru akan Ditutup
Harta yang dirampas oleh negara ini memang hasil dari bisnis narkoba Letto dan rekannya sejak awal hingga mereka ditangkap. Adapun total harta yang dirampas yakni berkisar Rp 3 miliar dengan rincian Rp2 miliar milik Letto sedangkan Rp1 miliar milik kelima rekannya.
"Untuk Letto itu ada 60 item yang dirampas yang diantaranya 20 unit mobil seperti Fuso, mobil pribadi, dan lain sebagainya," ujarnya.
Saat ini, aset mobil tersebut telah berada di Rumpasan, sedangkan untuk uang tunai sudah ditarik dari rekening Letto dan diberikan ke kas negara. "Jadi semuanya sudah ambil seluruhnya oleh negara," tandasnya.
Letto dan rekan merupakan jaringan narkoba Surabaya, Jawa Timur, yang ditangkap oleh Polda Sumsel pada Mei 2018. Letto dan rekannya termasuk bandar besar karena bisa membawa 15 kilogram sabu dari Sumatra ke Pulau Jawa dalam sekali transaksi. Letto dkk divonis mati oleh majelis hakim pada 7 Februari 2018. (X-15)
PPATK menyampaikan 994 Hasil Analisis, 17 Hasil Pemeriksaan, serta 529 Informasi kepada penyidik dan kementerian/lembaga terkait.
Penyidik KPK mensinyalir nominal uang hasil pemerasan jauh lebih besar dari temuan saat ini.
Selain penindakan hukum terhadap para pelaku, Polri juga bergerak memutus akses perjudian di dunia maya.
PERKEMBANGAN teknologi blockchain yang menjadi fondasi aset kripto dinilai berpotensi kuat menjadi medium baru bagi tindak pidana pencucian uang.
Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengenalkan aplikasi dengan sistem kecerdasan buatan (AI) bernama Trade AI.
Anang enggan membeberkan hasil kerja penyidik, demi menjaga kerahasiaan proses penyidikan. Strategi penyidikan diserahkan sepenuhnya kepada penyidik.
Hakim Ketua Efendi pun langsung menanyakan kepemilikan mobil dan motor mewah itu kepada Ariyanto.
Bareskrim Polri tangkap 5 tersangka judi online yang mengoperasikan 21 situs melalui 17 perusahaan fiktif.
KETUA Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid ditangkap di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (23/12) pukul 22.30 WIB oleh penyidik gabungan Kejaksaan
Maqdir pun mempertanyakan relevansi keterangan Liyanto, yang dinilai tidak mengetahui secara langsung tujuan pengiriman dana yang dipersoalkan dalam dakwaan.
Keuntungan fantastis dari penjualan barang ilegal tersebut kemudian dicuci oleh tersangka melalui pembelian aset berupa tanah, bangunan, kendaraan mobil, dan bus.
Barang itu disita untuk kebutuhan penyidikan. Kemungkinan besar akan dilelang setelah vonis berkekuatan hukum tetap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved