Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA orang hilang tenggelam di DAS Kahayan, setelah mobil bak terbuka yang mengangkut dedak tercebur karena mengalami rem blong, usai naik di atas kapal feri penyeberangan, di RT 04, Dusun Palambahen, Desa Tahai, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
"Ketiga orang yang menjadi korban ini masih dalam pencarian, setelah tenggelam bersama mobil yang tercebur sesaat setelah naik ke kapal feri penyeberangan," kata Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada, Kamis (4/7).
Menurut dia, peristiwa yang dialami satu keluarga penumpang mobil pikap Suzuki AVP dengan nomor polisi KH 8129 NP terjadi pada Kamis, sekitar pukul 13.00 WIB. Ketiga korban yang tenggelam tersebut adalah istri pengemudi bernama Iis Hariyati, 27, serta kedua anak kembarnya Rafi dan Rafa yang berusia 3,5 tahun.
Pengemudi yang merupakan suami korban Khoirul Adi Setiawan, 25, selamat, setelah berhasil keluar dari mobil menyelamatkan diri. Keluarga ini tinggal di Desa Purwodasi RT 25 RW 4, Kecamatan Maliku.
"Polisi juga telah meminta keterangan dari saksi Uwun warga Desa Pangkoh Hulu sebagai pengemudi dari kapal feri tersebut," katanya pula.
Baca juga: Sindikat Narkoba Tanjungbalai Beri Perlawanan Saat akan Digerebek
Kronologis kecelakaan air itu, saat mobil sudah naik dalam kapal feri, mesin mobil kondisi mati. Rem blong menjadi penyebab mobil langsung meluncur ke dalam Sungai DAS Kahayan, setelah sebelumnya menabrak rantai pengaman dan pembatas di kapal feri.
Meski pengemudi berhasil meloncat keluar dari dalam mobil, istri dan kedua anaknya tidak sempat keluar dan ikut tenggelam di Sungai Kahayan.
"Upaya pencarian korban masih dilakukan bersama masyarakat dan berbagai pihak terkait lainnya. Kondisi air saat kecelakaan air ini dalam keadaan pasang," kata Kapolres.
Kepala Dinas Perhubungan setempat, John Oktoberiman, mengatakan bahwa pihaknya yang turun ke lokasi juga melakukan pengecekan terhadap kondisi kapal feri penyeberangan.
"Kondisi kapal feri penyeberangan masih layak, hanya faktor rem blong yang menjadi penyebab mobil pikap itu tercebur ke Sungai DAS Kahayan," kata John.
Berbagai pihak terkait, seperti Polres Pulang Pisau, Pol Air, BPBD, Tagana, RSUD, dan masyarakat turut membantu upaya pencarian terhadap korban yang diduga masih terperangkap di dalam mobil yang tenggelam itu. (OL-1)
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Miliaran tahun silam, air pernah mengalir di permukaan Mars. Para ilmuwan sepakat bahwa planet ini pernah memiliki jaringan Sungai.
Perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu (4/10) sore hingga petang kemarin.
Pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi.
Para peneliti menemukan lebih dari 15.000 km aliran sungai kuno di Mars, menunjukkan Planet Merah pernah hangat dan basah akibat hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved