Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDARAAN-KENDARAAN yang diperkirakan merupakan arus balik dari Tol Cipali ke arah Jakarta masih ada, namun truk barang sumbu tiga atau lebih yang sejatinya dilarang melintas selama arus balik hingga Kamis (13/6) pukul 00.00 WIB, sudah cukup banyak melintas.
Terpantau, dari layar monitor, dari pukul 06.00 WIB hingga 20.15 WIB, sudah ada 43.540 kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Jakarta.
"Ini arus balik masih ada mas, hari ini hingga pukul 20:15 kendaraan melintas 43 ribu lebih, namun kendaraan barang sumbu tiga atau
lebih sudah melintas padahal aturannya sudah diperpanjang oleh Kementerian (Perhubungan)," kata Edi, salah seorang petugas Dinas Perhubungan yang ditemui di pos pemantau lalu lintas Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Rabu (12/6).
Padahal, kata Edi, pihaknya sudah memasang pengumunan di sistem pemberitahuan Variable Message Sign (VMS) yang terpasang sepanjang ruas Tol Semarang-Jakarta termasuk sebelum memasuki gerbang tol.
"Karenanya kami harap semua pihak bekerjasama, karena arus balik yang masih terjadi, demi kenyamanan bersama," ucap Edi.
Baca juga: Rencana Penghubung Jalur Selatan ke Tol Trans-Jawa Disambut Baik
Kemenhub sendiri sebelumnya telah mengedarkam surat pemberitahuan yang menginformasikan perpanjangan pembatasan operasional mobil barang sumbu tiga atau lebih sampai 12 Juni 2019 pukul 24.00 WIB, dari sebelumnya berlangsung pada 8 Juni 2019 hingga 10 Juni 2019 pukul 24.00 WIB.
Surat edaran yang ditandatangani Menhub Budi Karya Sumadi tersebut dikirimkan pada Presiden, Menteri Koordinator Kemaritiman, Menko
Perekonomian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, DPP Aptrindo, Organda, DPP ALFI, dan Korlantas Polri.
Tertulis di surat tersebut, kebijakan perpanjangan itu disebabkan hingga 8 Juni 2019 baru 30% pemudik yang kembali ke Jakarta, sementara 70% sisanya diperkirakan kembali pada periode 9-13 Juni 2019 atau H+7 Lebaran. (OL-1)
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
AKTIVITAS perlintasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Nusa Tenggara Timur, mengalami lonjakan signifikan pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved