Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS hakim Pengadilan Negeri Bangkinang menjatuhkan vonis penjara 4 bulan dan denda Rp10 juta subsider 1 bulan kurungan kepada Magribi bin Ahmad, terdakwa kasus pencoblosan 20 kertas surat suara Pemilihan Umum Presiden 2019 untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.
Berdasarkan pernyataan pers dari Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau yang diterima Antara di Pekanbaru, Rabu (29/5), vonis untuk Magribi dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Meni Warlia didampingi anggota Urafriani Putri dan Ira Rosalin, Selasa (28/5) pukul 19.15 WIB.
Magribi sebelumnya tertangkap tangan saat melakukan pelanggaran pemilu tersebut di TPS 004, Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Namun, Magribi tidak hadir dalam sidang putusan itu tanpa alasan yang jelas dan sidang berlangsung secara in absentia.
Sidang kasus tersebut berlangsung maraton karena pada hari yang sama juga berlangsung sidang tuntutan perkara tindak pidana pemilu nomor 250/Pid.Sus/2019/PN Bkn atas nama Magribi bin Ahmad.
Jaksa penuntut umum Dedi Iwan Budiono yang diwakili Eka menyatakan terdakwa Magribi bin Ahmad bersalah melakukan tindak pidana pemilu sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Pasal 516 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Jaksa dalam tuntutannya meminta majelis hakim menjatuhkan pidana secara in absentia terhadap terdakwa berupa penjara selama 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp10 juta subsider 2 bulan kurangan.
Baca juga: 4 Anggota DPRD Kalteng Dituntut 6 dan 7 Penjara
Kasus tersebut juga menyeret salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 004 bernama Nurkholis. Terdakwa Nurkholis dituntut oleh JPU dengan hukuman pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 3 bulan dan pidana denda sebesar Rp10 juta subsider 2 bulan.
Pembacaaan vonis untuk Nurkholis berlangsung pada Selasa malam oleh majelis hakim yang sama untuk kasus Magribi. Hakim menjatuhkan vonis terhadap Nurkholis berupa penjara 2 bulan dan pidana denda Rp10 juta subsider 1 bulan kurungan. Terdakwa Nurkholis juga tidak hadir dalam sidang vonis itu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah mengatakan bahwa pelanggaran ini terungkap saat hari-H pemungutan suara, 17 April 2019. Hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi di TPS menyatakan kejadian kecurangan ini bermula dari pelaku menyerahkan formulir C6 kepada anggota KPPS setempat.
Saat hendak meminta surat suara, anggota KPPS membiarkan pelaku dan menyuruhnya mengambil surat suara sendiri ditumpukan surat suara. Namun, pelaku langsung mengambil 20 lembar surat suara pilpres dari tumpukan dan langsung masuk ke bilik pencoblosan.
Usai mencoblos, pelaku menuju ke kotak suara untuk memasukkan. Akan tetapi, tindakan pelaku ini terlihat oleh pengawas TPS sehingga diketahui bahwa pelaku mencoblos 20 surat suara pilpres untuk 02. (OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved