Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) Perwakilan Tegal, Jawa Tengah, telah menyiapkan uang tunai Rp5,4 triliun untuk pengisian anjungan tunai mandiri (ATM) maupun penarikan atau penukaran uang dalam upaya melayani kebutuhan masyarakat pada Lebaran 2019.
Kepala Perwakilan BI Tegal Joni Marsius meminta masyarakat tidak perlu khawatir sulit mendapatkan uang pecahan untuk kebutuhan Idul Fitri 1440. Pihaknya sudah menyediakan pecahan uang dalam jumlah cukup dan kondisi layak edar.
"Masyarakat dapat melakukan penukaran uang kecil yang diselenggarakan oleh bank umum dan BPR. BI Tegal hanya melayani penukaran uang kecil kepada masyarakat melalui layanan kas mobil keliling dan juga melayani uang sudah tidak layak edar yaitu uang yang ditarik dari peredaran, rusak, lusuh dan terbakar," ujar Joni usai berbuka puasa bersama sejumlah jurnalis di RM Family, di Tegal, Senin (20/5) malam.
Joni mengemukakan penukaran uang Rupiah pada Lebaraan 1440 H juga menjadi media BI dalam melaksanakan kebijakan clean money policy yaitu memberikan kesempatan masyarakat untuk menukarkan Uang Tidak Layak Edar (UTLE) karena lusuh, rusak atau cacat dan menjadi Uang Layak Edar (ULE) dalam pecahan yang sama atau pecahan lainnya.
"Penarikan uang yang dilakukan perbankan pada Lebaran 1440 H diperkirakan mencapai Rp3,2 triliun, naik sekitar Rp300 miliar ketimbang realisasi tahun 2018 yang sebesar Rp2,9 triliun," ungkapnya.
Baca juga: BI Siapkan Rp5,7 T di 85 Titik Penukaran Sulsel
Dia menyebut perkiraan penarikan perbankan tersebut tak termasuk penarikan perbankan wilayah Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang yang dicover layanan kas titipan Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah.
"Sehubungan dengan hal tersebut, untuk memenuhi kebutuhan uang pada Lebaran 2019 ini BI Tegal telah menyiapkan Rp54,4 triliun jumllah yang sama dengan pada 2018," jelasnya.
Joni mengimbau masyarakat tidak melakukan penukaran melebihi kebutuhan. Hal itu dilakukan supaya masyarakat dapat memperoleh uang pecahan yang merata dan tidak berlebihan.
"Kami mengimbau instansi ataupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membutuhkan layanan penukaran uang dilakukan secara kolektif. Tujuannya selain mengurangi antrean kepada masyarakat umum, juga untuk menjaga keamanan serta mengurangi potensi tindak kriminalitas," pungkasnya.
Untuk diketahui, wilayah kerja BI Perwakilan Tegal meliputi seluruh eks-Karesidenan Pekalongan yakni dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang.(OL-5)
Bank Indonesia (BI) secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung.
Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Wamenkeu Thomas Djiwandono akan mengundurkan diri dari jabatan politisnya di Partai Gerindra sebelum dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank BI.
Sikap menahan suku bunga acuan (BI Rate) dinilai paling rasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan nama Thomas Djiwandono menjadi salah satu yang disebut mengisi posisi deputi gubernur BI
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mendukung wacana Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas keponakan Prabowo Subianto
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia.
Layanan penukaran uang rupiah layak edar di pasar malam tersebut dalam rangka upaya Bank Indonesia menjaga kualitas uang rupiah yang beredarĀ
Dalam program ini, BI Tegal menyediakan total dana sebesar Rp1 miliar. Penukaran ini merupakan agenda rutin bulanan yang yang dilakukanĀ BI Tegal.
Meski Lebaran masih dua pekan lagi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Tegal, Jawa Tengah, terus aktif menggelar penukaran uang di banyak tempat.
Sepanjang periode Ramadan hingga Idul Fitri tahun ini, nasabah dapat melakukan penukaran uang tunai sesuai ketersediaan masing-masing cabang di seluruh Indonesia.
Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2025 bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat
Program SERAMBI 2025 menjadi bukti nyata komitmen Bank Indonesia dalam mendukung kelancaran transaksi selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved