Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) menuntaskan Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungaan Perolehan Suara Pemilihan Umum Presiden, Sabtu (11/5) malam.
Sesuai hasil perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam pleno tersebut, paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengumpulkan 2.368.982 suara dari suara sah sebanyak 2.674.569 suara atau 88,57%.
Sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengumpulkan 305.587 suara atau 11,43%.
Baca juga: NasDem NTT Kirim Tiga Wakil ke DPR RI
"Ini hasil akhir perolehan suara Pemilu Presiden di NTT. Angka ini tidak akan berubah lagi," kata anggota KPU NTT, Yosafat Koli, di Kupang, Sabtu.
Adapun suara tidak sah pemilihan presiden dan wakil presiden berjumlah 43.894 suara. Menurut dia, hasil perolehan suara Pemilu Presiden, DPD, DPR RI dan DPRD kabupaten dan kota telah rampung, namun diskors untuk memberikan kesempatan kepada KPU kabupaten dan kota untuk memperbaiki data pemilih.
Skors dimulai pukul 18.30 Wita, sampai pukul 20.00 Wita belum dibuka. (OL-1)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
KIP Pusat menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki waktu 14 hari untuk banding terkait putusan sengketa informasi soal ijazah Jokowi.
KPU diminta menyerahkan salinan ijazah Jokowike pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi. Keputusan itu setelah Komisi Pemilihan Umum atau KIP Pusat mengabulkan sengketa informasi
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved