Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

12% Pemilih Prabowo Beralih ke Joko Widodo

Bayu Anggoro
12/4/2019 20:05
12% Pemilih Prabowo Beralih ke Joko Widodo
Ketua TAR Ridha Saleh(MI/Akmal fauzi )

PASANGAN Joko Widodo-Maruf Amin diprediksi akan meraih 52,3%  suara pada Pemilu Presiden 2019 di Jawa Barat. Hasil ini berdasarkan pemetaan pemilih yang dilakukan Tim Akar Rumput (TAR), kelompok relawan pendukung pasangan nomor 01 tersebut.

Ketua TAR, Rida Saleh, mengatakan, sejak September 2018 pihaknya turun langsung ke 18 kabupaten/kota di Jawa Barat untuk menganalisis pemilih pada Pemilu Presiden 2019 yang akan dilakukan pada 17 April. Dalam kurun waktu tersebut, para relawan ini telah menemui 2,25 juta pemilih di 1.333 desa/kelurahan.

Selama kerja politik itu, pihaknya menjadi juru bicara Joko Widodo untuk menggalang dukungan agar pemilih mau memilih kandidat yang diusungnya itu. 

"Kita door to door briefing di setiap tempat. Setiap kalinya yang hadir sekitar 100 orang," katanya di Bandung, Jumat (12/4).

Salah satunya dengan menginformasikan ke masyarakat tentang keberhasilan Joko Widodo ketika menjadi presiden lima tahun terakhir ini. 

"Kita mengimbau warga menggunakan hak pilih, dan mengajak memilih Pak Jokowi. Kita masuk untuk menyampaikan pesan-pesan baik ke masyarakat," katanya.

Selain itu, pihaknya pun menangkis setiap kabar bohong (hoaks) dan fitnah tentang Joko Widodo-Maruf Amin. 

"Setelah dijelaskan, akhirnya masyarakat mengerti dan justru mau mengajak pemilih lainnya untuk memilih Pak Jokowi," katanya.

 

Baca juga: Alvara: Jawa dan Indonesia Timur jadi Kunci Kemenangan Jokowi

 

Upaya yang dilakukannya ini diyakini meningkatkan elektabilitas Joko Widodo sebesar 12% di provinsi yang paling banyak pemilihnya ini. Pada Pemilu Presiden 2014 lalu, tambah Rida, mantan gubernur DKI Jakarta ini meraih 40% suara di Jawa Barat.

"Sekarang kami sangat yakin Pak Jokowi meraih 52,3% di Jawa Barat. Artinya ada perpindahan 12% pemilih Prabowo (pada 2014) ke Pak Jokowi. Itu berdasarkan big data analytics dan artificial intelligence, dan verifikasi lapangan yang telah kami lakukan," katanya.

Di tempat yang sama, analis TAR, Faiz Zawahir, mengatakan, peningkatan suara Joko Widodo di Jawa Barat ini karena seluruh program yang diluncurkan pemerintah saat ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagai contoh, dia menyebut warga tatar Pasundan ini banyak yang menerima bantuan program keluarga harapan (PKH).

"Penerima manfaat program pemerintah ini paling banyak di Jawa Barat. PKH 1,2 juta lebih di Jawa Barat," katanya.

Selain itu, pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla cukup banyak membangun infrastruktur di Jawa Barat. 

"Juga Pak Jokowi ini cukup sering datang ke Jawa Barat," katanya. (A-5)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya