Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, mengamankan 144 gelondongan hasil ilegal logging di kawasan hutan Desa Kila, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.
Kayu berkualitas bagus jenis meranti, kruing, damar dan meudang tersebut sekarang disimpan sebagai barang bukti di Polres Nagan Raya.
Kepala Bidang Konservasi Hutan dan Lahan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, M Daud, kepada Media Indonesia, Kamis (14/2) mengatakan, awalnya pada Kamis 7 Februari, pihaknya mendapat laporan masyarakat terkait aktivitas penebangan liar di kawasan hutan pengunungan Seunagan Timur.
Karena itu mereka langsung menurunkan tim operasi gabungan Polisi Hutan dan personel Polres Nagan Raya guna melakukan penyisiran.
Baca juga: KLHK Amankan 327 Kontainer Kayu Ilegal di Surabaya
Setiba di kawasan hutan Desa Kila, mereka mendapati tumpukan kayu tersembunyi dalam semak. Kayu hutan tersebut diduga baru dikeluarkan dari lokasi penebangan dalam hutan belantara sekitarnya.
"Ada 144 batang kayu log dan balok tem berhasil disita yang diduga hasil pembalakan liar. Sebagian kayu itu sudah kita angkut dari lokasi untuk barang bukti pengusutan" Kata M Daud.
Dikatakan M Daud, saat penyitaan kayu, tidak ada pembalak liar di lokasi setempat. Pelaku diduga menghindari kejaran tim operasi gabungan tersebut. Ditenggarai mereka sebelumnya sudah mengetahui adanya operasi penyisiran hutan oleh puluhan personel gabungan. (OL-3)
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar kegiatan Tarhib Ramadan melalui tradisi Meugang bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh pada Senin (16/2).
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved