Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Didatangi Wali Kota Bekasi, Nenek Atnah Kini Berjualan Nasi Uduk Lagi

Anton Kustedja Abdullah
20/2/2026 20:54
Didatangi Wali Kota Bekasi, Nenek Atnah Kini Berjualan Nasi Uduk Lagi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengunjungi Atnah, pedagang nasi uduk yang viral setelah uangnya dicuri, di Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kamis (19/2).( DOK.PEMKOTBEKASI)

SEORANG perempuan lanjut usia (lansia) yang sehari-hari berdagang nasi uduk di Kota Bekasi, Jawa Barat, Atnah, 65, mendadak viral di media sosial setelah uang hasil jualan dicuri pemuda yang berpura-pura membeli dagangannya.

Kisah pilu nenek Atnah pun mengundang keprihatinan banyak pihak, termasuk Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Merasa iba, orang nomor satu di kota patriot itu kemudian menyambangi rumah nenek Atnah di Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Kamis (19/2).

Dalam kunjungannya, Wali Kota memberikan bantuan uang tunai dan sembako kepada nenek Atnah. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah akan meningkatkan pengawasan dan mendorong kepedulian bersama agar kejadian serupa tidak terulang.

"Tindakan kriminal ini tidak bisa ditolerir. Saya harap warga tetap waspada dan saling menjaga," ujar Tri dalam keterangannya yang dikutip Jumat (20/2). Ia juga meminta pihak kepolisian menangkap pelaku pencurian tersebut.

Atnah merasa bersyukur karena banyak pihak yang simpati dan memberikan bantuan, termasuk Wali Kota. "Alhamdulillah, sudah banyak yang peduli dan saya dapat bantuan. Terima kasih banyak," ucapnya.

Sebelumnya, peristiwa pencurian terhadap nenek Atnah terjadi pada Selasa (17/2) pagi. Saat itu, Atnah melayani seorang pemuda yang memesan empat bungkus nasi uduk. Saat sedang menyiapkan pesanannya, tak disangka sang pemuda itu malah mengambil uang milik Atnah yang tersimpan di sebuah kaleng biskuit.

Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) dari rumah tetangga Atnah. Tayangan itu pun disebarkan di media sosial Instagram hingga viral. "Saya lagi bungkusin, tidak melihatnya. Ketika saya cek, uang sudah tidak ada," tutur Atnah.

Uang yang hilang sekitar Rp700 ribu merupakan modal dan keuntungan berjualan nasi uduk. Atnah sempat berhenti berjualan lantaran tak memiliki modal. Tapi kini ia kini bisa berjualan kembali berkat bantuan dari berbagai pihak. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya