Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Evaluasi Setahun Kepemimpinan, Wali Kota Bekasi Prioritaskan Infrastruktur, Banjir, dan Reformasi Layanan

Anton Kustedja Abdullah
23/2/2026 20:20
Evaluasi Setahun Kepemimpinan, Wali Kota Bekasi Prioritaskan Infrastruktur, Banjir, dan Reformasi Layanan
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono memimpin apel di Balai Patriot, Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi, Senin (23/2).(DOK.PEMKOTBEKASI)

WALI Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan komitmennya untuk memfokuskan program kerja pada pembenahan infrastruktur, pengendalian banjir, dan peningkatan kualitas layanan publik. Hal tersebut disampaikan dalam momen refleksi satu tahun kepemimpinannya saat memimpin apel aparatur di Balai Patriot, Senin (23/2/2026).

"Setahun ini harus kita maknai sebagai proses belajar. Apa yang sudah baik kita lanjutkan, yang belum maksimal harus segera dibenahi agar masyarakat benar-benar merasakan dampaknya," ujar Tri, Senin (23/2).

Ia menekankan pentingnya kehadiran langsung aparatur di lapangan agar kebijakan yang diambil sesuai kondisi riil masyarakat. "Kita tidak bisa hanya menunggu laporan. Turun langsung ke lapangan itu penting supaya tahu kondisi riil dan bisa mengambil keputusan yang cepat dan tepat," tegasnya.

Selain perbaikan layanan, pemerintah kota juga menargetkan optimalisasi pendapatan daerah melalui pembenahan Pajak Bumi dan Bangunan serta penataan reklame. Ia meminta persoalan teknis yang berulang tiap tahun diselesaikan lewat perbaikan sistem dan peningkatan kualitas pelayanan. 

"Perbaikan harus konkret. Kalau ada hambatan, selesaikan. Jangan biarkan menjadi rutinitas masalah tahunan," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin apel aparatur di Balai Patriot, yang sekaligus menjadi momentum evaluasi kinerja perangkat daerah. Dalam kegiatan itu, pemerintah kota juga mengumumkan hasil penilaian pengelolaan media sosial instansi tahun 2025 berdasarkan konsistensi publikasi, kualitas konten, dan tingkat keterlibatan publik.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah meraih nilai tertinggi, disusul Kecamatan Bekasi Timur dan Kelurahan Duren Jaya. Perangkat daerah dengan nilai terendah akan mendapat pendampingan selama satu tahun untuk memperkuat kapasitas komunikasi publik.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah kota memberikan penghargaan Program Kampung Iklim kepada Kelurahan Pekayon Jaya, Jati Mekar, dan Aren Jaya atas partisipasi aktif masyarakat dalam pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas. Pemerintah juga melantik Forum Anak Bekasi periode 2026–2028 serta menyerahkan penghargaan purnabhakti bagi aparatur yang memasuki masa pensiun.

Menutup arahannya, Tri mengajak seluruh aparatur menjadikan evaluasi sebagai budaya kerja berkelanjutan. "Kepercayaan publik dibangun dari kerja yang konsisten dan terbuka. Kita harus terus meningkatkan profesionalisme agar pemerintah semakin dipercaya masyarakat," pungkasnya. (AK/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya