Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 17 Februari 2026: Hujan Ringan

Andhika Prasetyo
17/2/2026 06:39
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 17 Februari 2026: Hujan Ringan
ilustrasi(Antara)

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Selasa, 17 Februari 2026. Warga Ibu Kota diimbau untuk tetap waspada dan menyiapkan perlengkapan hujan, mengingat potensi hujan ringan diprediksi akan mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta mulai siang hingga sore hari.

Berdasarkan data terbaru, kondisi cuaca Jakarta pada pagi hari cenderung bersahabat dengan langit berawan di seluruh wilayah administratif. Namun, perubahan cuaca yang signifikan mulai terjadi saat memasuki tengah hari.

Detail Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini per Wilayah

Memasuki siang hari, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi akan menjadi titik awal turunnya hujan dengan intensitas ringan. Sementara itu, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara akan menyusul dengan kondisi langit yang mendung pekat hingga hujan rintik.

Kondisi hujan ini diperkirakan akan berlangsung hingga sore hari sebelum akhirnya cuaca kembali stabil dan berawan pada malam hari. Bagi para pekerja komuter, kondisi ini perlu diantisipasi guna menghindari hambatan lalu lintas yang biasanya terjadi saat hujan mengguyur di jam pulang kantor.

Data Statistik Cuaca Jakarta (17 Februari 2026)

Berikut adalah rincian suhu dan kelembapan udara di wilayah DKI Jakarta:

Wilayah Cuaca Siang Suhu (°C) Kelembapan (%)
Jakarta Barat Hujan Ringan 24 - 30 80 - 95
Jakarta Pusat Berawan/Hujan Ringan 25 - 29 80 - 90
Jakarta Selatan Hujan Sedang 24 - 30 75 - 95
Jakarta Timur Hujan Ringan 24 - 30 75 - 95
Jakarta Utara Hujan Ringan 25 - 29 80 - 90

Analisis Mengapa Hujan Turun Siang Hari

Secara klimatologis, peralihan cuaca dari cerah berawan di pagi hari menjadi hujan di siang hari disebabkan oleh pemanasan permukaan yang intens, yang kemudian memicu pertumbuhan awan konvektif (Cumulus). Fenomena ini lazim terjadi di wilayah perkotaan seperti Jakarta, di mana suhu udara yang meningkat memicu penguapan lokal yang cukup tinggi.

BMKG juga mengingatkan potensi kilat atau petir berdurasi singkat yang mungkin menyertai hujan ringan tersebut. Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi cuaca secara real-time melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca mendadak yang dapat memengaruhi aktivitas luar ruangan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik