Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Pendangkalan Bendung dan Penyempitan Sungai Picu Banjir Bandang Babakan Madang

Dede Susianti
12/2/2026 15:51
Pendangkalan Bendung dan Penyempitan Sungai Picu Banjir Bandang Babakan Madang
Hasil pendataan BPBD, peristiwa banjir bandang di Babakan Madang terjadi di dua titik atau desa.(MI/Dede Susianti)

BANJIR bandang yang menerjang wilayah Kecamatan Babakan Madang pada Rabu (11/2) sore diduga kuat dipicu oleh gundulnya hutan di hulu sehingga fungsi resapan hilang.

Ketua RW setempat, Achyar Royani, mengungkapkan bahwa bencana di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti, tersebut merupakan kejadian terbesar dan terparah, meski intensitas hujan di lokasi sebenarnya tidak terlalu besar.

"Untuk hujan kemarin sebenarnya kecil, tidak begitu besar. Tapi karena hujannya di hulu, jadi dampaknya ke sini. Semalam itu yang terbesar," ujar Achyar, Kamis (12/2).

Menurut Achyar, banjir kini bukan lagi fenomena musiman. Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah hulu selama satu jam, air dipastikan meluap. Ia menilai kondisi ini terjadi akibat gundulnya hutan di hulu sehingga fungsi resapan hilang.

Achyar merinci, aliran air dari kawasan KM 0 Bojong Koneng, Citra City, hingga Sentul Highland seluruhnya bertumpu pada anak sungai Cijayanti yang kini kondisinya dangkal dan menyempit. Ia pun mendesak adanya perbaikan pada Bendung Ciuwa yang dinilai tidak lagi berfungsi optimal.

"Pintu airnya tidak berfungsi karena tidak ada penjaga. Pendangkalannya bisa 5 sampai 8 meter, sekarang tinggal satu meter saja," jelasnya. 

Di sisi lain, Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jalaludin, memaparkan bahwa banjir di Desa Bojong Koneng terjadi akibat luapan sungai yang diperparah kondisi tanah labil serta adanya aktivitas pembangunan di lokasi tersebut.

Menurut dia, banjir wilayah Kampung Babakan Cicarewed murni diakibatkan oleh debit air yang sangat tinggi akibat hujan deras di sore hari.

Berdasarkan pendataan BPBD, banjir bandang di Babakan Madang melanda dua titik. Di Kampung Babakan Cicarewed, sebanyak 144 kepala keluarga (KK) terdampak.Banjir juga terjadi di Desa Bojong Koneng dan merendam fasilitas umum jalan, yang merupakan jalur yang biasa digunakan Presiden Prabowo Subianto ketika akan menuju kediaman pribadinya. (DD/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya