Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pramono Siap Jalankan Instruksi Prabowo Atasi Banjir Jakarta dan Sekitarnya

Rahmatul Fajri
24/1/2026 22:46
Pramono Siap Jalankan Instruksi Prabowo Atasi Banjir Jakarta dan Sekitarnya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(Dok. Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku siap untuk bersinergi dengan tim bentukan Presiden Prabowo Subianto dalam menangani persoalan banjir Jakarta dan Jabodetabek. Pramono menegaskan telah menerima arahan langsung melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) terkait kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.

Pramono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengambil peran aktif, terutama dalam pendanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk wilayah penyangga Jakarta.

"Kami terima kasih dengan arahan Bapak Presiden dan melalui Pak Mensesneg memang sudah disampaikan ke saya secara langsung oleh beberapa menteri dan kami akan bekerja sama untuk itu. Termasuk mungkin daerah lain biaya untuk OMC kan pasti nggak ada sehingga dengan demikian Jakarta pasti akan berkontribusi untuk itu," ujar Pramono di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Dalam skema kerja sama tersebut, Pramono menjelaskan akan ada pembagian wilayah tugas antara Pemprov DKI Jakarta dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemprov DKI Jakarta akan fokus memimpin penanganan teknis seperti modifikasi cuaca di wilayah Jabodetabek, sementara BNPB akan menangani area di luar cakupan tersebut.

"Untuk Jabodetabek, mulai dari OMC dan sebagainya, kita (Pemprov Jakarta) yang melakukan. Sementara untuk daerah lain akan ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana pusat. Jadi apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk Jakarta pasti kami jalankan, tambahnya.

Sebelumnya, Prabowo memerintahkan jajarannya untuk membuat grand design atau rancangan besar guna menyelesaikan masalah banjir di Pulau Jawa. Bahkan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Presiden Prabowo telah memerintahkan para menteri terkait untuk membuat kajiannya.

“Bapak Presiden memerintahkan kepada kami untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian untuk mencoba menganalisis dan kemudian membuat grand design penyelesaian masalah-masalah yang berkenaan dengan air, pengelolaan air di Jawa, terutama khususnya di Pulau Jawa,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Pasalnya, kata dia, persoalan banjir khususnya di Jawa menjadi masalah rutin yang berulang setiap tahun.

“Karena bagaimanapun kita sadari bahwa masalah ini adalah masalah yang rutin berulang setiap tahunnya,” katanya.

Prasetyo menambahkan, diperlukan solusi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Tentunya kita sebagai bangsa harus berpikir bagaimana bisa melakukan penanganan-penanganan yang lebih terintegrasi, penyelesaian dari hulu ke hilirnya,” katanya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya