Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak ada istilah untuk banjir kiriman. Ia menegaskan, banjir Jakarta dan sekitarnya itu bukan karena air kiriman dari Bogor.
Kata Dedi, aliran air yang turun dari dataran tinggi ke dataran yang lebih rendah merupakan siklus alam. Karena itu, air kiriman itu tidak bisa serta merta dijadikan faktor penyebab banjir di dataran yang lebih rendah, seperti Jakarta.
"Gini, enggak ada banjir kiriman dari Bogor. Air itu mengalir dari dataran tinggi ke dataran yang rendah, itu aspek siklus alam," kata dia saat menghadiri rapat koordinasi dengan KPK dak sejumlah gubernur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7).
Kendati demikian, ia mengakui, banyak terjadi perubahan fungsi lahan dan tata ruang di wilayah Bogor. Namun, menurut dia, hal itu dilakukan oleh para pengusaha dari daerah lainnya.
"Kalau mau kita jujur, perubahan alih fungsi lahan dan tata ruang di Bogor juga kan para pengusahanya dari mana? Gitu lo," kata dia.
Selama keberadaan sungai yang mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah belum dibenahi, banjir akan terus terjadi. Menurut dia, harus dilakukan pembenahan agar sungai yang mengalir itu tidak lagi dangkal dan sempit.
"Jadi saya katakan gini deh, selama sungainya masih dangkal, selama sungainya masih sempit, selama rawa-rawa terus diuruk untuk pembangunan, banjir pasti akan terus terjadi," ujar dia.
Dedi mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk merevisi tata ruang di wilayahnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta juga akan berupaya membongkar bangunan-bangunan yang menutup daerah aliran sungai.
"Walaupun biayanya sangat mahal ya, recovery lingkungan itu lebih mahal dari pembangunan. Nah tentunya tidak bisa jalan sendiri harus semua orang bekerja sama untuk concern menyelesaikan lingkungan," ujar dia.
Sebelumnya, seratusan wilayah rukun tetangga (RT) di Jakarta terdampak banjir sejak Minggu, (6/7). Bahkan, masih ada puluhan RT yang masih terdampak banjir hingga Selasa (8/7) siang.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, penyebab utama masalah banjir yang terjadi adalah kiriman dari daerah penyangga Jakarta. Pasalnya, kerap kali wilayah Jakarta terdampak banjir ketika tidak ada hujan dengan intensitas tinggi.
"Karena memang kontribusi terbesar kadang kala kondisinya cerah seperti ini, tiba-tiba banjir seringkali terjadi. Karena memang kiriman dari atas," kata dia, Selasa.
Meski demikian, ia tidak ingin menyalahkan kiriman air yang menyebabkan Jakarta kebanjiran. Pasalnya, kiriman itu dinilai adalah pemberian atau given.
"Tetapi saya sekali lagi tidak akan pernah menyalahkan kiriman ini. Ini adalah given," ujar Pramono. (H-3)
Pantauan tinggi muka air (TMA) Jakarta hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Cengkareng Drain status Bahaya (Siaga 1), Manggarai & Karet Siaga 3.
Update banjir Jakarta hari ini 29 Januari 2026. Banjir kiriman Bogor menyebabkan Pintu Air Manggarai Siaga 3. Cawang dan Bidara Cina terendam hingga 1,5 meter.
Prakiraan cuaca Jabodetabek 29 Januari 2026. BMKG peringatkan potensi hujan lebat di Bogor dan Depok sore ini. Waspada banjir kiriman.
Terdapat 602 unit pompa stasioner yang tersebar di 205 lokasi serta 573 unit pompa mobile di lima wilayah administrasi Jakarta.
Anggapan banjir Jakarta semata-mata disebabkan oleh kiriman dari Bogor adalah penyederhanaan masalah yang kompleks, namun kurang tepat.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Senin (2/2/2026) didominasi hujan sedang hingga lebat. Status Waspada meluas ke seluruh wilayah Jabodetabek.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem 1-2 Februari 2026. Waspada hujan lebat dan angin kencang di Jabodetabek, Jawa, hingga Nusa Tenggara.
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara terendam akibat luapan kali dan curah hujan tinggi.
Banjir Jakarta mulai menunjukkan tren surut. BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu pagi masih ada 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang tergenang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved