HUJAN dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Rabu malam menyebabkan kenaikan status kewaspadaan di sejumlah pintu air utama Ibu Kota pada Kamis pagi, 29 Januari 2026. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melaporkan Pintu Air Cengkareng Drain berada dalam status Bahaya (Siaga 1), sementara Pintu Air Manggarai dan Karet berstatus Waspada (Siaga 3).
Berdasarkan data real-time dari Posko Banjir Dinas SDA per pukul 08.00 WIB, kenaikan debit air yang signifikan terjadi akibat kiriman dari hulu serta curah hujan lokal yang tinggi. Pintu Air Pasar Ikan juga terpantau dalam status Siaga (Siaga 2) dengan ketinggian air mencapai 244 cm, dipengaruhi oleh pasang air laut (rob) yang menghambat aliran air sungai ke muara.
Kondisi Hulu dan Hilir
Di wilayah hulu, Bendung Katulampa Bogor yang sempat menyentuh Siaga 3 pada Rabu malam, pagi ini dilaporkan telah surut ke status Normal (Siaga 4) dengan ketinggian muka air (TMA) berkisar 60-74 cm. Namun, kewaspadaan tetap tinggi karena air kiriman kini telah mencapai wilayah hilir Jakarta, menyebabkan Pintu Air Manggarai tertahan di level 790 cm (Siaga 3).
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta mengimbau warga di bantaran sungai, khususnya di Jakarta Barat (Cengkareng) dan Jakarta Utara (Penjaringan), untuk waspada terhadap potensi luapan air. "Pompa-pompa stasioner di rumah pompa Pluit dan Pasar Ikan terus diaktifkan untuk memompa air ke laut, namun tingginya pasang laut menjadi tantangan tersendiri pagi ini," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Update Tinggi Muka Air (TMA) Jakarta (29 Jan 2026, 08.00 WIB)
| Lokasi Pintu Air | Tinggi Air (cm) | Status Siaga |
|---|---|---|
| PA Cengkareng Drain | Bahaya | Siaga 1 |
| PA Pasar Ikan (Laut) | 244 cm | Siaga 2 |
| PA Manggarai | 790 cm | Siaga 3 |
| PA Karet | 500 - 580 cm | Siaga 3 |
| Pos Angke Hulu | 200 cm | Siaga 3 |
| Pos Sunter Hulu | 190 cm | Siaga 3 |
| Bendung Katulampa | 74 cm | Siaga 4 (Normal) |
Sumber: Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta & BPBD DKI Jakarta
Masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca dan tinggi muka air melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta atau aplikasi JAKI. BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Timur pada siang hingga sore hari ini, yang dapat mempengaruhi debit air di Kali Ciliwung dan Sunter.
