Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca

Mohamad Farhan Zhuhri
19/1/2026 19:11
Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca
Ilustrasi .(Antara)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan langkah mitigasi bencana di Ibu Kota terus diperkuat guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 22 Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan bahwa perpanjangan masa operasi ini dilakukan untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. "Modifikasi cuaca akan terus berlanjut sampai dengan tanggal 22 Januari," ujar Isnawa melalui keterangannya, Senin (19/1).

Isnawa menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru. BPBD DKI terus menjalin koordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Sambil kami terus pantau prediksi cuaca dari BMKG," ucap Isnawa.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa operasi ini merupakan hasil kolaborasi tim terpadu yang melibatkan berbagai instansi teknis dan pertahanan. Tim tersebut saat ini berpusat di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. "Karena BPBD, BMKG, BRIN, AU sudah jadi 1 tim di Lanud Halim membahas kesiapan OMC," kata Isnawa.

Fokus Mitigasi dan Edukasi
Selain intervensi teknologi melalui modifikasi cuaca, BPBD DKI Jakarta juga memprioritaskan aspek perlindungan warga. Edukasi publik menjadi kunci agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan tinggi menghadapi ancaman banjir.

"BPBD lebih kepada mitigasi bencana, mengedukasi warga untuk berhati-hati menghadapi cuaca ekstrim, melakukan pencegahan dengan OMC dan pertolongan bagi warga terdampak bencana," jelasnya.

Sebagai bentuk pelayanan cepat tanggap, BPBD mengingatkan warga untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi jika terjadi situasi darurat di lingkungan masing-masing. "BPBD punya layanan kedaruratan 112 yang bisa dihubungi 24 jam bebas pulsa," pungkas Isnawa. (Far/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya