Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA diprediksi akan diguyur hujan hingga tujuh hari ke depan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau untuk warga selalu waspada khususnya yang tinggal di bantaran kali.
"Dan kami pun sudah dapet peringatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa seminggu ini memang cuacanya cukup ekstrem ya, terutama hujan," ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan saat dihubungi, Kamis (26/9).
Yohan mengatakan, untuk kawasan permukiman yang berada di bantaran sungai atau kali, pihaknya telah menyiapkan pengeras suara untuk memberikan peringatan awal jika permukaan kali mulai tinggi.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Hari ini, Jakarta Cerah Berawan Kecuali Kepulauan Seribu
"Kalau imbauan warga-warga sih yang masih tinggal di bantaran kali ya, di bantaran sungai ya. Kita juga punya alat Early Warning System (EWS)," jelasnya.
"Nanti ada bentuknya kayak pengeras suara ya. Apabila debit air sudah cukup tinggi, sudah diperkirakan akan meluap, kita beberapa jam sebelumnya sudah kita warning warga. Supaya mereka me-evakuasi diri ya," lanjutnya.
Dia menjelaskan BPBD DKI Jakarta telah menyiagakan 267 personel yang tersebar diseluruh kelurahan Jakarta, untuk mengupdate kondisi terkini.
Baca juga : Prakiraan Cuaca: Jakarta Diguyur Hujan hingga Jumat Siang 5 Juli 2024
"Itu kita sudah mulai interaksi aktif ya sama Babinsa, Kamtibmas sama pihak kelurahan," jelasnya.
Pihaknya memastikan BPBD telah mengantisipasi jika ada pengungsian."Karena biasanya kalau hujan teras itu potensi banjirnya tinggi sehingga mereka juga sudah disiapkan ini, perlengkapan dapur umum dari dinas sosial gitu," pungkasnya.
BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop. (P-5)
Gandeng BMKG, PT KAI Pantau Cuaca Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Masa Angkutan Lebaran 2026
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
EKOSISTEM olahraga di Jakarta disebut memiliki potensi untuk mendukung DKI sebagai salah satu destinasi sport tourism global. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved