Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan seluruh infrastruktur pengendalian banjir, khususnya mesin pompa, dalam kondisi prima menghadapi puncak musim hujan. Langkah ini dibarengi dengan aksi kerja bakti massal di 10 kecamatan guna meminimalisasi dampak genangan di wilayah terdampak.
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar, menegaskan bahwa pengecekan telah dilakukan secara menyeluruh terhadap kesiapan pompa stasioner maupun cadangan di titik-titik rawan.
"Saya sudah cek ya, pompa-pompa di Jakarta Selatan ini dipastikan berfungsi dengan baik dan siap. Pompa cadangan juga lengkap. Artinya, ketika terjadi musibah banjir maka bisa meminimalisir dampaknya pada masyarakat," kata Anwar saat meninjau kerja bakti di Petogogan, Jakarta, Selasa (13/1).
Sinergi 10 Kecamatan
Selain kesiapan infrastruktur, Pemkot Jaksel menggerakkan jajaran di 10 kecamatan untuk melakukan kerja bakti rutin. Kegiatan yang bertajuk 'Jaga Jakarta' ini difokuskan pada pembersihan saluran air dan pengerukan sedimen lumpur.
"Jalan NIS kita kerjakan dengan berkoordinasi di 10 kecamatan pada hari ini, Jumat hingga Minggu untuk terus kita laksanakan memastikan pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mengurangi genangan dan banjir," ucap Anwar.
Kegiatan serentak ini menyasar sejumlah titik krusial, seperti Jalan Wijaya Timur (Petogogan), Inspeksi Ciliwung (Bukit Duri), hingga Jalan Guru Amin (Duren Tiga), serta area permukiman padat di Mampang Prapatan, Cilandak, hingga Jagakarsa.
Pompa Portabel dan Apung
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan kebutuhan pompa berdasarkan karakteristik wilayah. Untuk area yang sulit dijangkau kendaraan besar, disiapkan pompa khusus yang lebih fleksibel.
"Pompa stasioner kita ada di 48 titik, pompa portabel ada 14 unit yang bisa keliling dan kita lengkapi juga dengan pompa apung untuk area yang tidak bisa diakses pompa portabel," jelas Santo.
Langkah mitigasi ini didukung dengan alokasi anggaran pengendalian banjir Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran (TA) 2026 yang mencapai Rp3,64 triliun, serta Rp18,25 miliar yang dikhususkan bagi sistem pengendalian banjir. Sinergi anggaran dan kesiapan di lapangan diharapkan mampu menjaga Jakarta Selatan dari ancaman banjir ekstrem. (Ant/P-2)
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Senin, 12 Januari 2026. Waspada potensi hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jaktim.
Kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah luka tersebut akibat kekerasan atau benturan saat terbawa arus.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Prakiraan cuaca DKI Jakarta hari ini, Jumat 9 Januari 2026. BMKG memprediksi hujan merata dengan intensitas sedang di Jakarta Selatan. Simak detail lengkapnya.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi soal aksi tawuran Manggarai, Jakarta Selatan, yang terjadi di awal tahun 2026.
Tawuran warga RW 04 dan RW 012 di Terowongan Manggarai, Jakarta Selatan, terjadi dua kali saat Tahun Baru 2026. Polisi pastikan situasi kini aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved