Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan judi online (judol) berskala nasional dan internasional yang melibatkan 21 situs web. Dalam operasi ini, polisi menangkap lima orang tersangka yang berperan membangun ekosistem pencucian uang melalui belasan perusahaan fiktif.
Direktur Tipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji mengungkapkan bahwa jaringan ini menggunakan 17 perusahaan fiktif untuk menyamarkan transaksi keuangan dari para pemain.
"Dari 17, sebanyak 15 perusahaan fiktif digunakan memfasilitasi pembayaran atau deposit pemain melalui Qris dan dua perusahaan untuk penampung dana judol," kata Himawan dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/1).
Modus Perusahaan Fiktif
Polisi menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, yakni MNF, 30, MR, 33, QF, 29, AL, 33, dan WK, 45. Masing-masing memiliki peran strategis, mulai dari pengumpul data KTP, pembuat dokumen palsu, hingga direktur boneka di perusahaan-perusahaan fiktif tersebut.
MNF, misalnya, menjabat sebagai Direktur PT STS yang berfungsi sebagai fasilitator transaksi deposit. Sementara itu, tersangka MR menjadi otak yang memerintahkan pembuatan dokumen dan akta pendirian perusahaan palsu.
"Barang bukti yang diamankan dan disita dari tersangka MMF adalah satu unit handphone, satu unit laptop, dan satu kartu NPWP," ungkap Himawan.
Polisi juga masih memburu satu orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial FI, yang diduga kuat sebagai pemberi perintah utama dalam struktur organisasi ini.
Pemblokiran Dana Rp59 Miliar
Selain menangkap para tersangka di berbagai lokasi seperti Jakarta, Bogor, hingga Surabaya, penyidik juga berhasil melakukan pelacakan aset secara signifikan.
"Dari hasil pengungkapan jaringan ini, Bareskrim Polri berhasil melakukan pemblokiran dan penyitaan dana dengan total Rp59.126.460.631," pungkas Himawan.
Jaringan ini mengoperasikan sedikitnya 21 situs judi online, di antaranya SPINHARTA4, SASAFUN, RI188, hingga BMW312. Jenis perjudian yang ditawarkan meliputi slot, casino, hingga judi bola. Investigasi menunjukkan adanya aliran dana yang melibatkan 11 penyedia jasa pembayaran untuk mencuci uang hasil kejahatan tersebut.
Para tersangka kini telah ditahan dan dijerat dengan pasal berlapis, termasuk UU ITE, UU Transfer Dana, UU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), serta Pasal 303 KUHP.
Atas perbuatannya, kelima tersangka terancam hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar. (Yon/P-2)
Erwin disinyalir memiliki peran sentral dalam sindikat perdagangan narkoba, termasuk dugaan aliran dana besar kepada oknum personel kepolisian.
Bareskrim Polri bongkar sindikat jual-beli bayi berkedok adopsi di TikTok dan Facebook. 12 tersangka ditangkap, 7 bayi diselamatkan. Waspada modus perdagangan orang!
Mengerikan! Kemen PPPA catat 180 anak jadi korban perdagangan sejak 2022. Bareskrim bongkar sindikat medsos dengan harga bayi hingga Rp80 juta.
DIREKTUR Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan, Miranti Afriana, istri AKBP Didik Putra Kuncoro, dan Aipda Dianita Agustina, positif narkotika
Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro ditahan Bareskrim usai dipecat dari Polri. Ia menjadi tersangka kasus kepemilikan narkoba.
Admin kanal YouTube Pandji Pragiwaksono diperiksa Dittipidsiber Bareskrim Polri terkait dugaan penghinaan terhadap suku Toraja
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved