Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Balita Jatuh dari Balkon Lantai 2 di Jaktim Alami Luka di Dagu

Media Indonesia
07/1/2026 17:17
Balita Jatuh dari Balkon Lantai 2 di Jaktim Alami Luka di Dagu
Lokasi balita inisial AC (3) jatuh dari balkon rumah berlantai dua di Jalan Swadaya IV Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026) sore.(ANTARA/Siti Nurhaliza)

SEORANG balita berusia tiga tahun berinisial AC mengalami luka di bagian dagu usai terjatuh dari balkon lantai dua rumah kontrakan di kawasan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Anak korban yang tiga tahun ini luka di dagu. Sudah kami jahit, sudah kami berikan pelayanan kesehatan," kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur Kompol Sri Yatmini di Mapolres Metro Jakarta Timur, dikutip dari Antara, Rabu (7/1).

Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik dan bergerak cepat memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan. Sri membenarkan adanya luka pada korban yang mengharuskan penanganan medis.

"Lukanya bagian dagu. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk dilakukan kontrol lebih lanjut," ujar Sri.

Ketua RT 08/RW 06 Rawa Bunga, Firmansyah (50), menceritakan kronologi kejadian. Menurut dia, balita tersebut sempat naik ke lantai dua rumah sebelum akhirnya terpeleset dan terjatuh.

"Kronologinya anak itu naik ke atas, lalu kepeleset jatuh terus tengkurap miring," kata Firmansyah saat ditemui di tempat kejadian perkara di Jalan Swadaya IV, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu.

Warga yang melihat kejadian itu langsung melapor kepadanya. Firmansyah kemudian mengecek lokasi dan mendapati korban sudah terjatuh.

"Warga teriak ke saya, ‘Pak RT, Pak RT ada yang jatuh, saya cek, lalu saya langsung bawa ke klinik untuk pertolongan pertama," ujar Firmansyah.

Setibanya di klinik, petugas medis menyarankan agar luka di dagu korban dijahit. Namun, tindakan tersebut memerlukan persetujuan orang tua korban.

"Mau dijahit, tapi harus ada orang tuanya. Saya kan tidak ada wewenang, karena harus tanda tangan. Jadi saya bilang dibersihkan dulu untuk pertolongan pertama," katanya.

Tak lama kemudian, ibu korban datang ke klinik dan proses penjahitan luka pun dilakukan. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Firmansyah juga menambahkan bahwa warga sempat membuka pintu rumah karena khawatir masih ada anak lain di dalam rumah.

"Warga karena cemas, bukalah jendela sama pintu. Itu memang tidak dikunci. Terus dicek, yang paling kecil ada di dalam," katanya.

Peristiwa ini viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (6/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi pertama kali menerima informasi dari unggahan di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang anak kecil terjatuh dari lantai dua rumah.

Petugas kemudian menelusuri lokasi kejadian dan memastikan rumah tempat kejadian perkara berada di wilayah Rawa Bunga, Jatinegara. Akses menuju lokasi yang sempit sempat menyulitkan petugas. Namun, proses penelusuran terbantu berkat dukungan tokoh masyarakat, RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta aparat kelurahan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati rumah dalam kondisi terkunci dari luar. Di dalam rumah tersebut terdapat tiga anak, masing-masing berusia tujuh tahun, tiga tahun, dan dua tahun.

Sebelum kejadian, ibu korban disebut sempat terlibat pertengkaran dengan teman dekatnya yang tinggal satu rumah. Peristiwa tersebut diduga disaksikan langsung oleh anak-anaknya.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik