Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Administrasi Jakarta Utara menjamin pemenuhan kebutuhan dasar bagi seluruh penyintas banjir yang masih bertahan di sejumlah titik pengungsian. Selain logistik, pemerintah setempat juga memastikan akses layanan kesehatan dan keselamatan energi bagi warga terdampak.
Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, menyatakan pihaknya terus memantau kelayakan fasilitas di lokasi pengungsian, salah satunya di Kelurahan Semper Timur. Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
“Hari ini, kami hadir di Kelurahan Semper Timur untuk menjenguk dan memastikan saudara-saudara kita yang mengungsi mendapatkan pelayanan yang layak serta kebutuhan penyintas terpenuhi," kata Hendra saat meninjau lokasi pengungsian di Jakarta, Selasa (13/1).
Pelayanan Kesehatan dan Kebersihan
Di Kelurahan Semper Timur, tercatat sebanyak 129 jiwa dari tiga RW masih mengungsi. Pemkot Jakarta Utara telah menyediakan fasilitas tempat istirahat, ketersediaan makanan dan minuman, serta sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai.
Guna mendukung operasional tersebut, Hendra menegaskan kolaborasi lintas sektor tetap berjalan intensif, mulai dari jajaran Suku Dinas Sosial, Baznas Bazis, hingga unsur TNI-Polri.
“Kami bergerak bersama agar kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi dengan baik," tegas Hendra. Ia juga menambahkan bahwa titik pengungsian tersebar di beberapa lokasi strategis lainnya, seperti Rusun Embrio (Semper Barat) dan Kelurahan Pegangsaan Dua.
Layanan Publik Tetap Normal
Meski sejumlah wilayah masih terdampak, Hendra menjamin pelayanan publik di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kantor wali kota tetap berjalan normal, baik secara tatap muka maupun daring. Koordinasi dengan Suku Dinas Kominfotik pun diperkuat guna memastikan sistem pelayanan digital tetap berfungsi.
Dari sisi keselamatan, Pemkot Jakarta Utara juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan pemadaman gardu listrik di area yang masih terendam banjir guna menghindari risiko korsleting.
"Kami berharap genangan air segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.
Keluhan Kesehatan Mulai Muncul
Lurah Semper Timur Tien Septimar, memerinci bahwa dari 129 pengungsi di wilayahnya, terdapat 16 balita dan 12 lansia yang menjadi kelompok rentan. Pihak kelurahan telah menyiagakan petugas dari Suku Dinas Kesehatan untuk menangani keluhan penyakit pascabanjir.
"Keluhan yang dialami pengungsi umumnya berupa batuk, pilek, gatal-gatal dan pegal-pegal. Semua sudah ditangani oleh petugas kesehatan," jelas Tien.
Tien menambahkan bahwa logistik berupa makanan siap saji terus didistribusikan secara berkala kepada warga yang mengungsi di fasilitas umum maupun warga yang memilih bertahan di masjid serta rumah sanak saudara. (Ant/P-2)
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
553 kepala keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api (KA).
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyampaikan permohonan maaf pada pengguna atas gangguan perjalanan kereta wisata yang terdampak bencana banjir di jalur Pantura Jawa Tengah.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved