Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Tampung 129 Pengungsi di Semper Timur, Jakut Siagakan Layanan Kesehatan Balita dan Lansia

Golda Eksa
13/1/2026 16:47
Tampung 129 Pengungsi di Semper Timur, Jakut Siagakan Layanan Kesehatan Balita dan Lansia
Ilustrasi .(Antara)

PEMERINTAH Kota Administrasi Jakarta Utara menjamin pemenuhan kebutuhan dasar bagi seluruh penyintas banjir yang masih bertahan di sejumlah titik pengungsian. Selain logistik, pemerintah setempat juga memastikan akses layanan kesehatan dan keselamatan energi bagi warga terdampak.

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, menyatakan pihaknya terus memantau kelayakan fasilitas di lokasi pengungsian, salah satunya di Kelurahan Semper Timur. Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.

“Hari ini, kami hadir di Kelurahan Semper Timur untuk menjenguk dan memastikan saudara-saudara kita yang mengungsi mendapatkan pelayanan yang layak serta kebutuhan penyintas terpenuhi," kata Hendra saat meninjau lokasi pengungsian di Jakarta, Selasa (13/1).

Pelayanan Kesehatan dan Kebersihan
Di Kelurahan Semper Timur, tercatat sebanyak 129 jiwa dari tiga RW masih mengungsi. Pemkot Jakarta Utara telah menyediakan fasilitas tempat istirahat, ketersediaan makanan dan minuman, serta sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai.

Guna mendukung operasional tersebut, Hendra menegaskan kolaborasi lintas sektor tetap berjalan intensif, mulai dari jajaran Suku Dinas Sosial, Baznas Bazis, hingga unsur TNI-Polri.

“Kami bergerak bersama agar kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi dengan baik," tegas Hendra. Ia juga menambahkan bahwa titik pengungsian tersebar di beberapa lokasi strategis lainnya, seperti Rusun Embrio (Semper Barat) dan Kelurahan Pegangsaan Dua.

Layanan Publik Tetap Normal
Meski sejumlah wilayah masih terdampak, Hendra menjamin pelayanan publik di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kantor wali kota tetap berjalan normal, baik secara tatap muka maupun daring. Koordinasi dengan Suku Dinas Kominfotik pun diperkuat guna memastikan sistem pelayanan digital tetap berfungsi.

Dari sisi keselamatan, Pemkot Jakarta Utara juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan pemadaman gardu listrik di area yang masih terendam banjir guna menghindari risiko korsleting.

"Kami berharap genangan air segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.

Keluhan Kesehatan Mulai Muncul
Lurah Semper Timur Tien Septimar, memerinci bahwa dari 129 pengungsi di wilayahnya, terdapat 16 balita dan 12 lansia yang menjadi kelompok rentan. Pihak kelurahan telah menyiagakan petugas dari Suku Dinas Kesehatan untuk menangani keluhan penyakit pascabanjir.

"Keluhan yang dialami pengungsi umumnya berupa batuk, pilek, gatal-gatal dan pegal-pegal. Semua sudah ditangani oleh petugas kesehatan," jelas Tien.

Tien menambahkan bahwa logistik berupa makanan siap saji terus didistribusikan secara berkala kepada warga yang mengungsi di fasilitas umum maupun warga yang memilih bertahan di masjid serta rumah sanak saudara. (Ant/P-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya