Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI melakukan mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, mulai dari pemantauan intensif informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga kesiapan infrastruktur pengendalian banjir.
“Pemerintah DKI Jakarta day by day selalu memonitor info dari BMKG, karena pengalaman kami akan lebih baik kalau tindakan preventif itu dilakukan,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Selasa (6/1).
Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir curah hujan di Jakarta sempat tergolong sangat tinggi. Namun, langkah antisipatif seperti modifikasi cuaca dan kesiapan pompa air membuat genangan dapat segera diatasi.
"Sebenarnya kemarin beberapa kali curah hujan itu tinggi sekali, tetapi kami melakukan modifikasi cuaca, pompa kita siapkan, begitu hujan, Jakarta tidak sampai satu jam sudah kering kembali,” katanya.
Menurut Pramono, pengalaman menghadapi cuaca ekstrem sebelumnya menjadi dasar pengambilan kebijakan cepat dan terukur.
Pihaknya tidak ragu kembali melakukan modifikasi cuaca jika kondisi atmosfer menunjukkan potensi hujan ekstrem lanjutan.
"Jadi pengalaman-pengalaman seperti inilah yang kami lakukan dan mudah-mudahan kalau memang masih ada modifikasi cuaca yang harus dilakukan, kami akan lakukan,” ujarnya.
Selain hujan ekstrem, Pramono juga menyinggung potensi banjir rob yang sempat meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, kesiapan sistem pemompaan dinilai mampu meredam dampak signifikan di lapangan.
"Karena memang apapun seperti dua-tiga hari yang lalu, sebenarnya rob-nya juga naik,” katanya.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan sekitar 1.200 unit pompa air untuk mendukung upaya preventif. Pompa tersebut terdiri atas 600 unit stasioner dan 600 unit mobile yang disiagakan di titik-titik rawan.
"Sekarang ada 1.200 pompa, 600 stasioner, 600 mobile, itulah yang kita gunakan untuk mengatasi tindakan preventif kalau terjadi air sedang banjir atau apapun,” tegas Pramono. (P-4)
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta Senin (2/2/2026) didominasi hujan sedang hingga lebat. Status Waspada meluas ke seluruh wilayah Jabodetabek.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem 1-2 Februari 2026. Waspada hujan lebat dan angin kencang di Jabodetabek, Jawa, hingga Nusa Tenggara.
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara terendam akibat luapan kali dan curah hujan tinggi.
Banjir Jakarta mulai menunjukkan tren surut. BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu pagi masih ada 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang tergenang.
Update banjir Jakarta pagi ini, Sabtu 31 Januari 2026. BPBD DKI catat 29 RT terendam, Cawang dan Kampung Melayu terparah akibat luapan Ciliwung.
Rencananya, pengerukan dilakukan sepanjang kurang lebih 1.100 meter dengan kedalaman antara 1,5 hingga 2 meter dan lebar sekitar lima meter.
Prioritas penanganan difokuskan pada Sungai CBL dan Sungai Ciherang karena peran vital keduanya dalam mengendalikan debit air di wilayah hilir, terutama kawasan permukiman padat penduduk.
Penataan ulang sistem tata kelola air harus menjadi fondasi utama kebijakan pemerintah.
Mengapa Jakarta selalu banjir? Simak analisis geologis mendalam mengenai land subsidence, kondisi tanah aluvial, dan tantangan geografis ibu kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).ota Malang mulai melakukan pemetaan wilayah rawan banjir sebagai upaya memperkuat mitigasi bencana
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh mulai dari penyiagaan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved