Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan melantik salah satu pejabat Pemprov DKI sebagai Wali Kota Jakarta Barat. Sejak 1 Desember lalu, posisi Wali Kota Jakbar diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Wali Kota Jakbar sebelumnya, Uus Kuswanto, diangkat menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.
Adapun pejabat yang dilantik adalah Iin Mutmainnah. Sejak Mei 2025 Iin menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta.
Sebelum dilantik, Iin menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test dengan Komisi A DPRD DKI Jakarta. Sekretaris Komisi A DPRD DKI Mujiyono mengaku hasil fit and proper test telah diserahkan ke pimpinan DPRD DKI.
"Komisi A bagian dari yang diminta untuk melakukan fit and proper secara teknis untuk Bu Iin. Hasilnya kemarin disepakati, disetujui oleh Pimpinan. Kalau kita kan pertimbangan teknis saja," kata Mujiyono saat dihubungi, Rabu (17/12).
Kini, rekomendasi hasil fit and proper test calon Wali Kota Jakbar tersebut telah diserahkan DPRD kepada Pramono.
Dalam proses uji kelayakan, Komisi A mengajukan sejumlah pertanyaan dan masukan kepada Iin mengenai kepemimpinan dan tata kota di Jakarta Barat.
"Ada masukan untuk dilaksanakan, sama ada beberapa pertanyaan kaitannya dengan apa yang dia sampaikan. Ada sembilan poin kalau enggak salah tuh kemarin. Mulai dari urusan kemacetan sampai persampahan," jelas Mujiyono.
"Jadi keputusannya tetap hak prerogatifnya tetap di Pak Gubernur. Kami diminta masukan dan pertimbangan, dan kami memberikan pertimbangan dan pertimbangannya layak," tambahnya.
Sebagai catatan, Iin Mutmainnah merupakan birokrat yang menjalani karier di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sejak lama.
Ia mengawali jabatan sebagai Sekretaris Kelurahan Duren Sawit. Jabatannya naik secara berjenjang di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga dinas.
Iin juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, dan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Administrasi Jakarta Timur. (Z-10)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
TIANG-tiang beton maupun besi bekas proyek Monorel Jakarta yang mangkrak masih berdiri sejak 21 Tahun silam. Tiang monorel tersebut berdiri kaki di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Warga juga diharapkan untuk tetap memantau kanal informasi resmi dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan disertai angin kencang terjadi.
Puluhan tiang beton yang terlanjur berdiri akhirnya mangkrak selama belasan tahun, berubah menjadi besi tua.
Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu (14/1).
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus (Kejati DKI) Jakarta memeriksa Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar) Uus Kuswanto sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi Dinas Kebudayaan DKI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved