Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

BPBD DKI sebut 23 RT Terdampak Banjir Rob

Media Indonesia
06/12/2025 18:34
BPBD DKI sebut 23 RT Terdampak Banjir Rob
Petugas BPBD memantau banjir rob yang menggenangi kawasan Muara Angke, Jakarta.(MI/Usman Iskandar)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 23 RT dan dua ruas jalan tergenang di Kota Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu terdampak banjir rob pada Sabtu siang.

"Ada 23 RT dan dua ruas jalan yang tergenang banjir rob di Jakarta pada Sabtu siang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, hari ini.

Dia merinci dari 23 RT yang tergenang, 6 RT berada di Jakarta Utara, yaitu 3 RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian air 25-60 sentimeter (cm) dan 3 RT di Kelurahan Marunda dengan ketinggian 25-35 cm.

Sedangkan, ruas jalan yang tergenang, yakni Jalan RE Martadinata, di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, dan di Jalan Lodan Raya, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan dengan ketinggian air 20-25 cm, dan saat ini dalam penanganan petugas.

Sementara itu, di Kepulauan Seribu, terdapat 17 RT yang tergenang, yaitu 4 RT di Kelurahan Pulau Tidung dengan ketinggian air 10 cm, 3 RT di Kelurahan Pulau Harapan dengan ketinggian air 10-20 cm, 4 RT di Pulau Panggang dengan ketinggian air 30 cm, 3 RT di Kelurahan Pulau Pari dengan ketinggian air 10-30 cm dan 3 RT di Kelurahan Pulau Kelapa dengan ketinggian air 20-25 cm.

"Saat ini, semua dalam penanganan petugas," tutur Yohan.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir (rob) pada 1-10 Desember 2025 akibat fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fenomena fase bulan purnama dan perigee (supermoon), sehingga berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Kondisi tersebut juga menyebabkan kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan sehingga berstatus Bahaya atau Siaga 1 pada Sabtu pagi pukul 09.00 WIB dan terjadinya genangan di sejumlah wilayah Jakarta.

Merespons situasi tersebut, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujar Yohan.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 16 RT dan satu ruas jalan tergenang di Kota Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu akibat banjir rob pada Sabtu pagi. (Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya