Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Banjir ROB di Jakut Butuh Penanganan Maksimal

Media Indonesia
05/12/2025 23:42
Banjir ROB di Jakut Butuh Penanganan Maksimal
Warga beraktivitas di tengah banjir rob yang menggenangi kawasan Muara Angke, Jakarta, Jumat (05/12/2025).(MI/Usman Iskandar)

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI harus bekerja maksimal untuk menghadapi banjir rob di pesisir Jakarta. "Seluruh jajaran terkait harus bergerak cepat untuk meminimalisasi dampak. Memastikan luapan air segera surut," kata Bun Joi di Jakarta, hari ini.

Menurut dia, pernyataan Gubernur Pramono Anung yang menyebut banjir di Jakarta dapat surut dalam waktu enam hingga delapan jam harus dibuktikan di lapangan.

Jangan sampai kata Bun Joi, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Jakarta kebanjiran dengan waktu yang lebih lama, untuk itu perlu ada tindakan nyata dalam mengatasi permasalahan tersebut.

"Ini harus dibuktikan, jangan sampai warga merana terlalu lama akibat banjir rob," ujarnya.

Ia juga meminta agar Pemprov DKI dengan dinas-dinas terkait bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengendalikan keadaan.

Kendati demikian, Bun mengapresiasi langkah cepat Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mengoperasikan pompa-pompa air untuk menahan dan mengalirkan banjir rob.

Hanya saja, Bun Joi tetap mengingatkan Pemprov DKI memastikan durasi surut banjir benar-benar optimal. Penanganan banjir rob, bukan hanya soal operasi pompa, namun terkait kesiapan infrastruktur perlindungan pantai. "Pembangunan tanggul laut yang kuat merupakan fondasi utama agar air laut tidak kembali menerjang kawasan pesisir," kata dia.

Bun juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan membangun solidaritas antarwarga menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan potensi banjir. "Kami mengimbau masyarakat saling membantu dan menjaga satu sama lainnya. Dalam kondisi seperti ini, kita harus bergotong royong dalam menjaga lingkungan kita," katanya menambahkan.(Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya