Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI harus bekerja maksimal untuk menghadapi banjir rob di pesisir Jakarta. "Seluruh jajaran terkait harus bergerak cepat untuk meminimalisasi dampak. Memastikan luapan air segera surut," kata Bun Joi di Jakarta, hari ini.
Menurut dia, pernyataan Gubernur Pramono Anung yang menyebut banjir di Jakarta dapat surut dalam waktu enam hingga delapan jam harus dibuktikan di lapangan.
Jangan sampai kata Bun Joi, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Jakarta kebanjiran dengan waktu yang lebih lama, untuk itu perlu ada tindakan nyata dalam mengatasi permasalahan tersebut.
"Ini harus dibuktikan, jangan sampai warga merana terlalu lama akibat banjir rob," ujarnya.
Ia juga meminta agar Pemprov DKI dengan dinas-dinas terkait bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengendalikan keadaan.
Kendati demikian, Bun mengapresiasi langkah cepat Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mengoperasikan pompa-pompa air untuk menahan dan mengalirkan banjir rob.
Hanya saja, Bun Joi tetap mengingatkan Pemprov DKI memastikan durasi surut banjir benar-benar optimal. Penanganan banjir rob, bukan hanya soal operasi pompa, namun terkait kesiapan infrastruktur perlindungan pantai. "Pembangunan tanggul laut yang kuat merupakan fondasi utama agar air laut tidak kembali menerjang kawasan pesisir," kata dia.
Bun juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan membangun solidaritas antarwarga menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan potensi banjir. "Kami mengimbau masyarakat saling membantu dan menjaga satu sama lainnya. Dalam kondisi seperti ini, kita harus bergotong royong dalam menjaga lingkungan kita," katanya menambahkan.(Ant/P-1)
ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis menilai, banjir rob kawasan pesisir Jakarta merupakan peringatan serius. Ia meminta Pemprov DKI Jakarta mempercepat penanganan.
Meski penyebabnya tidak sama, skala dampaknya bisa sebanding, mulai dari kerugian ekonomi, gangguan aktivitas warga, hingga tekanan sosial bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 23 RT dan dua ruas jalan tergenang di Kota Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu terdampak banjir rob pada Sabtu siang.
Ada enam RT yang masih terendam banjir rob hingga sore ini. Tiga RT di Kelurahan Pluit dengan ketinggian 25-60 sentimeter (cm) dan tiga RT di Kelurahan Marunda dengan ketinggian 20-35 cm.
Sejumlah wilayah di pesisir Jakarta utara terdampak banji rob yang dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon)
Ketinggian banjir mencapai 10 hingga 30 centimeter yang menggenangi Jalan menuju Dermaga Kali Adem Pelabuhan Muara Angke.
BMKG mempredikasi air laut pasang (rob) berpotensi masih akan berlangsung hingga Rabu (8/1) besok, bahkan rob juga akan kembali berlangsung pada 12-21 Januari mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved