Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bentuk Tim Khusus Percepatan Kawasan Kota Tua, Rano Karno Sebut bukan Pekerjaan Sederhana 

Mohamad Farhan Zhuhri
26/11/2025 16:55
 Bentuk Tim Khusus Percepatan Kawasan Kota Tua, Rano Karno Sebut bukan Pekerjaan Sederhana 
Pengedara motor melintas di dekat proyek revitalisasi Museum Bahari di kawasan Kota Tua, Penjaringan, Jakarta Utara.(MI/Usman Iskandar)

 

PEMERINTAH Provinsi DKI kini tengah membentuk tim khusus untuk mempercepat penataan kawasan cagar budaya tersebut, yang dinilai melibatkan banyak kepentingan dan memerlukan koordinasi lintas instansi.

“Ini hari baru kita mau bentuk panitia. Internal dulu. Karena bobotnya ternyata tidak semudah yang kita bayangkan. Di sana ada Danantara, kemudian ada swasta. Kita hari ini baru mau membentuk tim internal dulu,” ujar Rano di Ancol, Jakarta Utara, Rabu (26/11).

Dalam pemaparannya, Bang Doel, sapaan akrabnya mengatakan, tim percepatan ini akan merancang pembagian peran, kewenangan, hingga sumber pendanaan bagi seluruh pihak yang terlibat. 

Ia menegaskan bahwa Kota Tua bukan hanya proyek penataan, tetapi ruang sejarah yang harus dikelola dengan presisi.

Menurut Rano, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar revitalisasi berjalan optimal. Pemprov DKI menargetkan pengerjaan awal dapat diselesaikan sebelum Jakarta memasuki usia ke-500 pada 2027. 

Momentum itu, katanya, harus dimanfaatkan untuk memperbaiki wajah Kota Tua sebagai simpul sejarah sekaligus destinasi wisata unggulan.

Di sisi lain, Rano mengingatkan bahwa proyek MRT Jakarta yang ditargetkan mencapai kawasan Kota Tua pada 2029 membawa konsekuensi serius. Kehadiran MRT berpotensi menjadikan kawasan tersebut titik mobilitas utama warga dan wisatawan.

Jika penataan tidak selesai tepat waktu, masalah klasik seperti kemacetan, penumpukan pengunjung, hingga ketidakteraturan justru bisa makin parah.

“Mau diapain? 2029 MRT udah sampai sana. Ah, udah sampai sana terus Kota Tua mau diapain? Apa nunggu MRT dulu selesai baru kita benahin? Wah terlambat,” tegasnya. (Far)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik