Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Serbuk Misterius dan Jejak Medsos Terduga Pelaku Jadi Petunjuk Polisi dalam Kasus Ledakan SMAN 72

Akmal Fauzi
08/11/2025 20:14
Serbuk Misterius dan Jejak Medsos Terduga Pelaku Jadi Petunjuk Polisi dalam Kasus Ledakan SMAN 72
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kiri) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025) memberikan keterangan mengenai ledakan di SMAN 72(ANTARA/Fathur Rochman)

POLISI terus mendalami penyebab ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta yang mengguncang kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) siang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, tim penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian. Salah satunya berupa serbuk yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan.

"Ditemukan beberapa bukti pendukung yang sedang kami kumpulkan. Ada tulisan, kemudian ada barang bukti serbuk yang diperkirakan bisa menimbulkan potensi terjadinya ledakan," kata Listyo di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih pada Sabtu (8/11).

Selain mengumpulkan barang bukti fisik, penyidik juga menelusuri jejak digital terduga pelaku, termasuk aktivitas di media sosial dan catatan pribadi yang dapat mengungkap motif di balik peristiwa tersebut.

"Catatan-catatan lain kami kumpulkan, termasuk juga kami melakukan pemeriksaan terhadap media sosial, keluarga, dan semuanya," jelas Kapolri.

Listyo menambahkan, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui latar belakang tindakan terduga pelaku, yang diketahui merupakan siswa kelas XII SMAN 72 Jakarta. Polisi kini menelusuri berbagai kemungkinan, mulai dari dugaan perundungan (bullying) hingga paparan paham ekstremisme.

"Informasi-informasi yang bisa mendukung proses kami untuk mendapatkan gambaran motif, tentunya akan kami kumpulkan," kata Listyo.

Ledakan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, saat kegiatan Salat Jumat berlangsung di masjid sekolah yang berada di dalam Kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut.

Menurut keterangan saksi, dua ledakan terdengar beruntun. Pertama saat khutbah sedang berlangsung, disusul ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda. Suara ledakan itu menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Sejumlah siswa dan guru mengalami luka bakar serta luka akibat serpihan, sementara masyarakat sekitar turut panik dan berhamburan keluar dari area sekolah. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik