Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 akan diarahkan pada program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Fokus utama mencakup ketahanan pangan, penanganan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan transportasi publik, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), hingga mitigasi banjir.
APBD DKI 2026 ditetapkan sebesar Rp95,35 triliun, naik 3,8 persen dibandingkan 2025 yang senilai Rp91,86 triliun.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, dalam bidang ketahanan pangan, pihaknya mengembangkan urban farming di seluruh wilayah melalui pembentukan 100 kampung mandiri pangan berbasis RW.
“Kami juga memanfaatkan platform digital untuk distribusi pangan dan sejak 2022 menjalankan contract farming dengan berbagai daerah guna menjaga stok,” kata Rano dikutip Selasa (9/9).
Sementara untuk kesehatan, Ia juga konsisten menjalankan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita stunting, anak dengan masalah gizi, serta ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK).
Di sektor pendidikan, Rano menegaskan adanya pembenahan berkelanjutan, mulai dari pemanfaatan teknologi pembelajaran, perbaikan sarana prasarana, hingga peningkatan kualitas tenaga pengajar.
“Kami berkomitmen meningkatkan akses, mutu layanan, dan akses pendidikan di Jakarta,” ujarnya.
Rano juga menyinggung soal transportasi dan kemacetan. Berbagai langkah sudah ditempuh, seperti rekayasa lalu lintas, kebijakan ganjil-genap, hingga penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam manajemen lalu lintas.
“Transportasi publik kami integrasikan dengan sistem park and ride agar layanan semakin nyaman, aman, dan merata,” katanya.
Adapun untuk mitigasi banjir, Pemprov menyiagakan infrastruktur pompa, membangun tanggul di kawasan rawan rob, serta mempercepat normalisasi Kali Ciliwung.
“Kami ingin memastikan infrastruktur pendukung siap menghadapi potensi hujan ekstrem, agar warga terlindungi,” ucapnya. (P-4)
Sektor Pendidikan Menjadi Prioritas Utama APBD Jakarta 2026
Jakarta memiliki kemampuan fiskal yang kuat sehingga seharusnya tidak bergantung pada dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat.
Rano mengatakan, dengan demikian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 yang sudah disepakati akan dilakukan perubahan kembali.
DPRD dan Pemprov DKI Jakarta telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2026.
Selama puluhan tahun menjadi pejabat negara, Pramono mengaku dirinya harus memiliki sistem pelindung antikorupsi.
Mengapa Jakarta selalu banjir? Simak analisis geologis mendalam mengenai land subsidence, kondisi tanah aluvial, dan tantangan geografis ibu kota.
Pemprov DKI melakukan mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, mulai dari pemantauan intensif BMKG hingga kesiapan infrastruktur pengendali banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).ota Malang mulai melakukan pemetaan wilayah rawan banjir sebagai upaya memperkuat mitigasi bencana
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh mulai dari penyiagaan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
PERUM Jasa Tirta II memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mitigasi banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved