Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTISIPASI masyarakat untuk melakukan perubahan besar dalam mengatasi polusi sampah plastik yang menjadi bom waktu ekologis kehidupan dinilai sangat penting. Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang Sachrudin, Jumat (6/6)
"Teknologi bukan segalanya. Perubahan terbesar justru datang dari partisipasi masyarakat dalam mengatasi sampah plastik dengan beralih ke wadah ramah lingkungan," kata Sachrudin.
Dalam perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang juga sudah mengeluarkan imbauan kepada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan masyarakat agar tidak menggunakan plastik, tetapi mengganti dengan besek atau wadah lainnya yang ramah lingkungan untuk tempat daging kurban.
Imbauan ini juga sejalan dengan Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 111 Tahun 2022 tentang pembatasan penggunaan kantong plastik sehingga dapat menjadi acuan.
Ia mengatakan, jika tidak ada upaya luar biasa mengatasi polusi sampah plastik, seluruh tempat pemrosesan akhir (TPA) di Indonesia akan penuh pada 2028. "Ini bukan sekadar prediksi, tapi peringatan," katanya.
Pemkot Tangerang juga terus mendorong inovasi teknologi dalam pengelolaan sampah, salah satunya melalui pengembangan fasilitas refused derived fuel (RDF), yaitu pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif untuk industri. "Teknologi ini dinilai mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus memperpanjang usia operasional TPA," katanya.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol mengungkapkan dunia memproduksi lebih dari 400 juta ton plastik setiap tahun, namun kurang dari 10% yang berhasil didaur ulang.
Di Indonesia, dari total 56,6 juta ton sampah pada 2023, hampir 20% merupakan sampah plastik yang mayoritas belum terkelola dengan baik. (Ant/P-2)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah antisipasi cuaca ekstrem dengan membangun koridor pengendalian hujan dari Perairan Selat Sunda hingga Kabupaten Tangerang
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
AKTIVIS Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Muhammad Aminullah menilai kondisi darurat sampah Tangerang bukan peristiwa mendadak, melainkan akumulasi kelalaian tata kelola.
BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan 6 rumah rusak dan 28 warga terdampak longsor di Desa Carenang akibat pergeseran tanah.
Aksi curanmor di Buaran Indah, Tangerang kian nekat. Pelaku lepaskan tembakan dan todongkan senpi ke pemilik motor saat kepergok.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
Pengecekan bertujuan memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung pelayanan bagi masyarakat.
Reputasi institusi kepolisian kerap meningkat pada momen tertentu, namun bisa menurun drastis ketika muncul kasus yang menyentuh rasa keadilan publik.
Pemerintah perlu memetakan kembali daerah yang membutuhkan dan pendanaan agar lebih tepat sasaran atau wilayah-wilayah menjadi kantong kurang gizi.
Data BPBD mencatat sejumlah kawasan bantaran Sungai Ketahun berada dalam kategori rawan banjir, yakni Kecamatan Amen, Uram Jaya, Pinang Belapis, dan Lebong Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved