Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Mike Verawati, mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan ke depan bisa memenuhi hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekosob) terutama untuk masyarakat sekitar.
"Saya rasa pentingnya pemerintah melihat ulang lagi evaluasi menyeluruh termasuk memenuhi Ekosob warga sekitar. Terutama daerah atau sekolah prioritas gizi yang buruk agar program MBG lebih efektif," kata Mike di Jakarta, Kamis (11/12)
Ia menilai dengan pendataan yang lebih terbaru dan menyasar daerah yang tepat maka program MBG sejatinya lebih berjalan dengan tepat sasaran, efisien, serta efektif dari segi pembiayaan tanpa membebani pendanaan dari sektor mana pun.
"Nggak perlu gengsi atau bisa dilakukan morotorium dengan melakukan asesmen dan data yang lengkap. MBG perlu melihat data dan sekolah yang anggarannya sangat besar dikhawatirkan tidak sampai ke depan," ujar dia.
Hal senada juga diungkapkan, Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji mengatakan jika program MBG ingin memenuhi hak ekonomi, sosial, dan budaya maka harus dijalankan secara bertahap sesuai dengan kemampuan negara dan prioritas wilayah yang membutuhkan.
"Artinya kalau bertahap, harus kita punya hitung-hitungan pendanaan. Maka harus mendahulukan prioritas jangan kemudian kita terobsesi kejar target pakai sistem komando yang digunakan malah dana pendidikan," ujar dia.
Ia mengatakan pemerintah perlu memetakan kembali daerah yang membutuhkan dan pendanaan agar lebih tepat sasaran atau wilayah-wilayah menjadi kantong kurang gizi.
"Kemudian apakah sekolah-sekolah di kota yang banyak anaknya orang kaya dan rata-rata kepercukupan gizi. Jadi harus prioritas yang jelas," ungkapnya.
"Jadi harus Pangannya berkualitas Kemudian Anak sebagai prioritas Selamatan anak," pungkasnya. (Iam/P-3)
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
Pengecekan bertujuan memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung pelayanan bagi masyarakat.
Reputasi institusi kepolisian kerap meningkat pada momen tertentu, namun bisa menurun drastis ketika muncul kasus yang menyentuh rasa keadilan publik.
Data BPBD mencatat sejumlah kawasan bantaran Sungai Ketahun berada dalam kategori rawan banjir, yakni Kecamatan Amen, Uram Jaya, Pinang Belapis, dan Lebong Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved