Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengungkap bahwa kakek yang meneriaki seorang perempuan dengan perkataan teroris dan melakukan penganiayaan di Halte Tanjung Duren, Jakarta Barat, telah di-blacklist oleh TransJakarta. Kakek tersebut sudah tidak bisa lagi menggunakan TransJakarta.
"Info dari TransJakarta bahwa yang bersangkutan telah di blacklist sehingga tidak bisa masuk menggunakan fasilitas TransJakarta," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Aprino Tamara kepada wartawan, Rabu (4/6).
Menurut Aprino, pelaku diduga merupakan warga Tanah Abang. Hal itu terlihat dari awal pelaku berangkat menggunakan TransJakarta dari wilayah Tanah Abang.
"Nama belum jelas, dia berangkat dari Tanah Abang," ujarnya.
Saat ini, polisi masih mencari keberadaan pelaku berkoordinasi dengan pihak TransJakarta. Kakek itu dicari karena telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap perempuan tersebut.
"Kita sudah koordinasi sama mereka (TransJakarta) apabila ada info yang bersangkutan agar diinfokan ke kita," tuturnya.
Diketahui sebelumnya, polisi tengah menyelidiki kasus seorang kakek yang meneriaki perempuan penumpang TransJakarta dengan sebutan 'teroris' dan melakukan penganiayaan di Halte Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Aksi kakek tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak seorang kakek yang menggunakan kaos berwarna putih dan membawa tas warna hitam serta kantong plastik warna hijau meneriaki perempuan tersebut dengan kata 'teroris'.
Kakek tersebut juga terlihat menggunakan ponselnya dan merekam ke arah korban sambil meneriaki korban. Di sisi lain, korban juga merekam aksi kakek tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Aprino Tamara mengatakan bahwa korban telah membuat laporan atas kejadian tersebut. Polisi juga sudah memeriksa korban dan saksi, serta tengah meminta rekaman CCTV kepada pihak TransJakarta untuk menyelidiki kasus itu.
"Untuk saksi kita belum menemukan di TKP (tempat kejadian perkara), hanya ada petugas TransJakarta yang memisahkan mereka berdua. CCTV masih kita ambil, kita sudah komunikasi dengan TransJakarta, nanti hari Senin atau Selasa baru diberikan," kata Aprino kepada wartawan, Minggu (1/6). (H-3)
KEBIJAKAN kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris cukup mengagetkan.
Hal ini sebagai sarana mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan memenuhi ruang digital dengan narasi positif.
Temuan tulisan nama pelaku penyerangan luar negeri pada senjata di lokasi ledakan SMAN 72 Kelapa Gading mengindikasikan kemungkinan inspirasi ideologi ekstrem kanan
Adapun keempat pelaku ialah RW. Ia aktif membuat konten propaganda tentang Daulah ISIS. RW ditangkap pada Jumat (1/10) pukul 12.58 WIB di Kota Padang, Sumatra Barat.
Densus 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris berinisial ZA (47) dan M (40) dalam operasi yang digelar di Banda Aceh pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025
KELOMPOK aktivis Palestine Action dilaporkan meluncurkan situs web rahasia bernama Direct Action Training untuk merekrut anggota baru.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
ENAM orang diduga melakukan pungutan liar atau pungli ditangkap polisi akibat menutup pintu exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka merupakan juru parkir.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat pada Senin (12/1) kemarin menyebabkan banjir di sejumlah titik di Rawa Buaya, khususnya di RW 01 dan RW 02.
Evaluasi ini akan mencakup berbagai aspek teknis, termasuk penentuan jalur lintasan yang boleh dilalui oleh kendaraan berat agar tidak berbenturan dengan jam sibuk masyarakat.
Para pelaku telah diserahkan ke otoritas yang lebih tinggi untuk penyidikan mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved