Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Sejumlah pengemudi ojek online (ojol), taksi online dan kurir online akan menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, pada Senin (17/2). Mereka menuntut diberikan tunjangan hari raya (THR).
Aparat keamanan pun mengantisipasi aksi tersebut. Personel gabungan diterjunkan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indrqdi mengatakan ada 356 personel yang diturunkan. Itu terdiri dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.
"356 personel gabungan," kata Ade Ary dalam keterangannya, Senin (17/2).
Ade Ary mengatakan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi demo ojol. Namun, pemberlakuan bersifat situasional.
Ade Ary mengimbau para peserta demonstrasi untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan anarkis. Selain itu, kebersihan lingkungan demonstrasi harus tetap diperhatikan dengan tidak meninggalkan sampah sembarangan setelah aksi berakhir.
"Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum, namun kami juga mengingatkan agar aksi ini dilakukan dengan tertib, tidak mengganggu ketertiban umum, serta tidak merusak fasilitas publik," ucapnya. (E-3)
Satu unit mobil dinas anggota DPRD Provinsi Jambi hangus dibakar massa.
Sudah seharusnya Polri berusaha untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Grab Indonesia sampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa dua pengemudi ojek online (ojol) pada 28 Agustus 2025.
Lebih lanjut, pihaknya berharap masyarakat dan seluruh pihak dapat memastikan suasana yang tetap kondusif di balik insiden ini.
Saat ini pelaku dikatakan sudah diamankan dan dalam proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Propam Polri dan Propam Brimob karena pelaku merupakan satuan asal dari Brimob
Perlu diketahui, demo yang berlangsung pada hari ini juga telah menyebabkan insiden tabrak lari pria berjaket ojek online oleh mobil barracuda Brimob.
Divpropam Polri menyatakan 7 anggota Satbrimob Polda Metro Jaya yang terlibat dalam insiden kendaraan taktis (rantis) lindas ojol ditetapkan melanggar kode etik profesi kepolisian.
KETUA DPR RI, Puan Maharani akan bertanggung jawab dan mendorong kepolisian untuk mengusut tuntas insiden meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan
NHK melaporkan bahwa demonstrasi menuntut kenaikan upah berlangsung di sejumlah kota besar, dipicu ketidakpuasan publik terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.
PP KAMMI menilai insiden pelindasan seorang peserta aksi oleh polisi menggunakan mobil taktiks Baracuda menambah panjang daftar tindakan represif aparat dalam menangani demonstrasi.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku langsung bergerak cepat memperbaiki fasilitas umum yang sempat dirusak massa aksi demonstrasi di gedung MPR/DPR pada Senin 25 Agustus
Petugas kepolisian yang berjaga langsung menembakkan air untuk mengurai massa. Merespon halauan polisi, massa aksi kemudian membalas dengan melempari petugas dengan benda keras.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved