Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Kota Tangsel menggelar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) khusus bagi warga yang berulang tahun. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus mendukung upaya deteksi dini berbagai kondisi kesehatan.
“PKG kita gelar bertujuan meningkatkan derajat kesehatan warga masyarakat khususnya di Tangsel” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin di Tangsel.
Dikatakan program ini memanfaatkan momentum ulang tahun sebagai pengingat bagi individu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan ini juga dirancang untuk mendeteksi dini berbagai faktor risiko kesehatan yang dapat berkembang menjadi penyakit serius.
Adapun PKG akan digelar melalui pendekatan paket skrining siklus hidup, yang mencakup berbagai tahap kehidupan mulai dari bayi baru lahir, balita, anak usia sekolah, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.
Dikatakan Allin,tujuan utama dari PKG guna mengidentifikasi faktor risiko kesehatan agar masyarakat tetap sehat dan mencegah perkembangan penyakit.
Mendeteksi kondisi pra-penyakit sebelum berkembang menjadi penyakit serius.Mendeteksi penyakit lebih awal untuk mencegah komplikasi dan menurunkan risiko kematian akibat penanganan yang terlambat.
Dikatakannya,PKG akan diselenggarakan di Puskesmas, FKTP yang bekerjasama dengan BPJS, serta Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang tersebar di seluruh Kota Tangsel.
"Program PKG ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Tangsel melalui pemeriksaan yang mudah diakses, khususnya bagi warga yang sedang merayakan hari ulang tahun," pungkas Allin.(H-2)
Pemerintah seharusnya berkaca pada kualitas pelayanan publik sebelum menjatuhkan sanksi kepada masyarakat.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperingati sepuluh tahun implementasi Sistem Surat Masuk dan Keluar (Sisumaker).
Pemkot Tangsel terus melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah ruas jalan dan titik-titik yang sempat mengalami penumpukan.
Tubagus Asep Nurdin, menyampaikan bahwa Pemkot saat ini memprioritaskan pengangkutan sampah di lokasi-lokasi yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Pembukaan TPA Cipeucang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Penutupan ini tentu juga bedampak kepada kepentingan umum warga Tangsel, termasuk warga sekitar Cipeucang.
Penanganan tumpukan sampah yang ada di depan Pasar Cimanggis, Ciputat, telah dilakukan pengangkutan secara bertahap ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Yayang juga menyoroti kondisi TPA Cipeucang yang sudah melampaui kapasitas (overload) telah mengganggu aktivitas warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved