Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menargetkan pembangunan Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dapat selesai di akhir tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat meninjau pembangunan Gedung Bapenda, Disdukcapil dan Gedung Parkir di Kawasan Cilenggang, Serpong, Tangsel, Banten,kemarin.
"Kami meninjau pekerjaan pembangunan Gedung Bapenda yang sedang direnovasi total, bangun ulang. Serta gedung Disdukcapil dan parkir kawasan MPP. Saya melihat progresnya sudah cukup baik, kita lihat tiap bulannya pencapainnya. Insya Allah di akhir tahun semuanya tuntas" kata Pilar optimis.
Baca juga : Bermodal Pengalaman Jadi Orang Miskin, Marshel Widianto Percaya Diri Menang di Tangsel
Dia berharap keberadaan gedung tersebut dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
"Saya pantau hingga strukturnya semua, sejauh ini masih aman, masih mengikuti gambar kerja. Sekarang masih 3 lantai dan akan rampung 7 lantai.Akan kami pantau berkala, "tukasnya.
Direncanakan kapasitas atau daya tampung parkir, untuk gedung terbaru dapat menampung kurang lebih 220 mobil dan 130 motor. Sehingga tidak ada lagi kendaraan yang terparkir di luar gedung.
Baca juga : Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Selatan Bangun 9 Tandon Baru
Dengan sistem parkir yang ditata secara rapih dan otomotis akan lebih menertibkan parkiran di kawasan tersebut. Dia mengingatkan pentingnya regulasi pengamanan K3 dalam prosedur kerja yang sudah ditetapkan agar dapat bekerja secara aman.
Pilar juga meminta pihak kontraktor dapat bekerja profesional dan tepat waktu hingga 27 Desember 2024..
"Jadi pihak kontraktor harus bekerja tepat waktu karena Dinas terkait juga aktif mengecek progresnya jangan sampai terlambat. Sebab 27 Desember itu target h selesai, kalau tidak terkena denda," pungkasnya. (H-2)
KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang oknum guru di Rawa Buntu, Serpong, Tangsel berinisial YP, 55. Ia diduga mencabuli belasan muridnya.
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) milik PT Aspex Kumbong di Cileungsi dilakukan dengan kuota 200 ton per hari.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Tim Satuan Tugas (Satgas) akan dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengangkutan sampah yang masih menumpuk di berbagai wilayah pemukiman maupun protokol.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPSA Cilowong.
Memasuki tahun baru 2026, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat.
Tumpukan sampah masih berserakan di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Pedagang mengeluh bau menyengat, lalat, dan omzet penjualan menurun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved