Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, menyiapkan studi kelayakan untuk penggunaan autonomous rail transit (ART) atau yang dikenal dengan trem otonom sebagai opsi pengganti sistem perkeretaan kota.
Sekretaris Daerah Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan studi kelayakan itu dilakukan lagi lantaran ada perubahan desain antara ART dan wacana trem yang sebelumnya.
"Iya (studi kelayakan) lagi, kan beda. Kalau koridor mungkin tetap ya. Tapi kalau misalnya hitungan rencana anggaran biaya dan sebagainya, itu pasti berubah lagi," kata dia, Selasa (20/8).
Baca juga : DPRD Sebut Kehadiran Trem di Kota Bogor Tak Terlalu Mendesak
Terkait kapan studi kelayakan dilaksanakan, Syarifah mengatakan Pemkot Bogor masih berkoordinasi dengan PT KAI. Seperti rencana pengadaan trem di kesempatan sebelumnya, kata dia, moda ART ke depan juga dicanangkan menggunakan biaya yang berasal dari investor, bukan APBD.
Oleh karena itu Pemkot Bogor akan kembali melanjutkan penjajakan mencari investor untuk membiayai rencana ini. "Iya (melanjutkan penjajakan yang sebelumnya). Kalau TOR (term of reference) kan kita sudah ada kajian berapa penumpang, berapa alur jalannya. Jadi data data itu sangat sayang kalau nggak kita pakai."
Di sisi lain, kata dia, studi kelayakan ini juga bisa mempertimbangkan apakah ART lebih murah dibandingkan dengan trem yang membutuhkan biaya sekitar Rp1,7 triliun. Sebab, ART tidak membutuhkan rel seperti trem.
"Kami juga akan mengukur nih, beratnya ART sama nggak dengan trem sebelumnya. Kalau beratnya lebih ringan, lebih enak karena bebannya di bawah beban (trem sebelumnya). Kita kan banyak jembatan yang sudah tua ya. Beban itu masih bisa dilewati tanpa harus mengubah dulu konstruksinya," ucapnya.
Diketahui, Pemkot Bogor tengah mengkaji ART atau yang dikenal dengan trem otonom, sebagai opsi pengganti sistem perkeretaan kota, trem, yang juga diwacanakan di Kota Bogor. (Ant/J-2)
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
IBIS Styles Bogor Pajajaran resmi meraih sertifikasi Green Key, pengakuan internasional bagi hotel yang menerapkan praktik operasional berkelanjutan dan bertanggung jawab.
ARUS lalu lintas kendaraan dari Cianjur ke arah Puncak akan ditutup mulai pukul 18.00 WIB, Rabu (31/12). Pemberlakuannya untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan pada malam tahun baru.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat performa seluruh kanal pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Imbas banjir di sejumlah wilayah, PT KAI membatalkan 48 perjalanan kereta api di Daop Cirebon, Bandung, Jakarta, dan Jember demi keselamatan penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan pola operasi memutar akibat banjir yang masih menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah
PT KAI harus terus menjaga fokus dan kewaspadaan serta keamanan yang tinggi pada 912 titik pelintasan sebidang yang tidak di jaga di seluruh wilayah operasional kereta api.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved