Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM daerah di Jawa Tengah siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bantuan bersih ditingkatkan karena jumlah kawasan mendalami kekeringan juga.meningkat di musim kemarau ini.
Pemantauan Media Indonesia Senin (8/7) bantuan air bersih terhadap daerah dilanda kekeringan di Jawa Tengah terus ditingkatkan, sudah tujuh daerah yakni Temanggung, Klaten, Pati, Blora, Grobogan, Cilacap dan Kabupaten Semarang mendapat gelontoran bantuan air karena warga semakin kesulitan.
Bahkan jumlah kawasan mengalami kesulitan air bersih terus meningkat seperti di Kabupaten Pati dari sebelumnya baru sejumlah desa di satu kecamatan, kini bertambah menjadi tiga kecamatan yakni Kecamatan Jaken, Jakenan dan Tambakromo.
Baca juga : Kesulitan Air Bersih dan Karhutla Melanda Pantura Barat Jateng
"Jumlah desa kesulitan air bersih meningkat di daerah ini," ujar Kepala BPBD Pati Martinus Budi Prasetya Senin (8/7).
Guna memenuhi kebutuhan air bersih, lanjut Martinus Budi Prasetya, bantuan air terus ditingkatkan, namun untuk memastikan jumlah dibutuhkan maka BPBD Pati masih menunggu laporan dan permintaan dari RT/RW, Desa maupun Babinsa dan Babinkamtibmas.
"Begitu ada permintaan langsung kami kirimkan bantuan air bersih," imbuhnya.
Baca juga : BPBD Banyumas Antisipasi Kekeringan dan Karhutla Saat Kemarau
Penyaluran bantuan air bersih terus meningkat, demikian Martinus Budi Prasetyo, tidak hanya dilakukan oleh BPBD Pati, tetapi Relawan Kembangjoyo Pati setiap hari, bahkan distribusi dilakukan hingga malam karena Pamsimas tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan warga.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Bencana BPBD Jawa Tengah Muhammad Chomsul secara terpisah mengatakan, sejauh ini telah didistribusikan bantuan air hingga mencapai 838 ribu liter untuk tujuh daerah tersebut, bahkan guna memenuhi kebutuhan di sejumlah daerah dilakukan penambahan volume bantuan.
Selain tujuh daerah mengalami kekeringan sebagai dampak kemarau, ungkap Muhammad Chomsul, ada enam daerah yang telah meningkatkan status menjadi siaga darurat kekeringan dan karhutla yakni Kabupaten Cilacap, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Klaten, Kabupaten Batang dan Kabupaten Karanganyar.
Dengan peningkatan status tersebut, menurut Muhammad Chomsul, maka langkah-langkah kedaruratan telah dimulai termasuk antisipasi semakin meluasnya kawasan terlanda kekeringan dan karhutla.
"Pantauan kawasan mudah terbakar termasuk antisipasi sepeti tidak boleh membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar lahan paska panen," tambahnya (AS)
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved