Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menetapkan tersangka baru dalam kasus anak yang membunuh ayah kandung berinisial S di Duren Sawit, Jakarta Timur. Tersangka baru ini merupakan anak kedua dari korban.
"Setelah dilakukan pendalaman secara intensif melalui pendekatan Polwan, ditemukan fakta bahwa PA (16), adik KS, juga melakukan pembunuhan terhadap bapaknya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Selasa (2/7).
Dengan demikian, polisi menetapkan kakak-adik tersebut kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga : Polisi Belum Ketahui Penyebab Kematian Pria di Kali Sodong, Jakarta Timur
"Anak KS dan Anak PA," imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan, Ade Ary mengatakan, PA juga ikut terlibat dalam pembunuhan korban yang merupakan pedagang perabotan itu. PA ikut melakukan penganiayaan dengan memukul korban menggunakan papan cucian.
"Berdasarkan fakta sementara yang dikumpulkan oleh penyidik, Anak PA berperan memukul kepala korban atau bapaknya. Ini kejadian memprihatinkan sekali ya," ujarnya.
Baca juga : Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kali Sodong Jakarta Timur
Ade Ary menyebut PA memukul ayahnya sebanyak dua kali, sedangkan KS berperan menusuk korban dengan pisau.
Diketahui sebelumnya, penemuan mayat pedagang perabot yang ditemukan dalam sebuah toko di Duren Sawit, Jakarta Timur, viral di media sosial. Korban ditemukan tewas dengan luka tusuk di badannya.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, menjelaskan pihaknya tengah menyelidiki tewasnya pedagang tersebut. Dia mengatakan tim gabungan dari Polsek, Polres Jakarta Timur hingga Jatanras Polda Metro Jaya tengah melakukan pengecekan.
Baca juga : Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Banjir Kanal Timur Jaktim
Dalam video yang dilihat di media sosial, mayat tersebut di evakuasi oleh tim PMI menggunakan kantong jenazah. Mayat tersebut terlihat tergeletak di atas sebuah kasur dalam posisi tengkurap.
Petugas kepolisian pun tampak ikut mengevakuasi korban. Sementara toko yang menjadi tempat ditemukannya korban pun telah dipasang garis polisi.
(Z-9)
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Beberapa titik evakuasi meliputi Jalan Perintis Kemerdekaan (Pulo Gadung), Gang Galur Kanal Banjir Timur (Pulo Gebang), area TPU Kampung Dukuh, serta Jalan Raya Bogor
Niat jahat itu muncul karena kunci motor korban masih tergantung di kendaraan.
Polisi mendalami dugaan penelantaran anak dalam kasus balita jatuh dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Anak diduga hanya diasuh kakaknya.
Polisi mengungkap kronologi balita usia tiga tahun yang melompat dari balkon rumah kontrakan di Jatinegara. Tiga anak ditemukan terkunci dan kini dilindungi Unit PPA.
tawuran antar kelompok pelajar kembali terjadi di Jakarta Timur pada hari kedua masjk sekolah
Penetapan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Samosir sebagai dilakukan secara prematur dan tidak sesuai prosedur hukum.
Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu menilai penyidik kepolisian telah bekerja profesional dalam menangani kasus yang sempat menimbulkan perdebatan.
Penyebab belum ditetapkannya tersangka lantaran KPK belum yakin dengan hasil penyelidikan dan bukti yang dikumpulkan
KPK bakal melanjutkan proses hukum untuk Alwin. Dia sejatinya sudah dipanggil penyidik kemarin, namun, mangkir bersama dengan istrinya Hevearita.
Di sidang praperadilan Hasto Kristoyanto, pakar hukum pidana, Jamin Ginting menilai pimpinan KPK tak lagi berwenang menetapkan seseorang sebagai tersangka karena bukan penyidik.
KPK mengungkap adanya Rp400 juta uang untuk menyuap Wahyu Setiawan dari Hasto. Duit itu diserahkan melalui staf Hasto, Kusnadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved