Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya telah menangkap pria pengemudi Fortuner berpelat dinas Mabes TNI yang juga mengaku adik seorang Jenderal pada Selasa (16/4).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan penangkapan tersebut.
"Benar, sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman," kata Ade Ary saat dikonfirmasi, Rabu (17/4).
Baca juga : Siapakah Sosok Pengemudi Fortuner Arogan Berpelat TNI dengan Pajak Mati?
Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar pun turut membenarkan informasi terkait penangkapan pelaku.
"Iya, betul (telah diamankan)," ujarnya.
Penangkapan ini berdasarkan laporan yang dilayangkan Marsda TNI (Purn) Asep Adang Supriyadi ke Polda Metro Jaya, Minggu (14/4).
Baca juga : Polisi Tetapkan Tersangka Pembunuhan Anggota TNI di Bekasi
Adapun, pelat dinas TNI dengan nomor registrasi 84337-00 yang dipakai sopir Fortuner itu milik Asep yang diduga dipalsukan.
Pelaku pun akhirnya ditangkap penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
"Nanti con-press, lagi dicari waktu yang tepat. Nanti Danpuspom juga yang akan jelaskan semuanya," tuturnya.
Sebelumnya, seorang pria terlibat cekcok dengan pengendara lain di jalan Tol Jakarta-Cikampek. Saat cekcok, pria tersebut mengaku adik Jenderal TNI.
Keributan diduga lantaran pengendara Fortuner ini tidak terima ditegur usai bersenggolan dengan mobil lain. Selain mengaku adik dari Jenderal TNI, dia juga diketahui menggunakan mobil dengan pelat nomor TNI. (Z-1)
RATUSAN prajurit TNI di bawah komando Kodam XXIV/Mandala Trikora Papua Selatan dipastikan tetap bersiaga di pos masing-masing dan memilih tidak mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah.
KASUS penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus didesak agar dibawa ke peradilan militer karena melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Margarito menekankan bahwa dalam negara hukum demokratis, aspek utama yang harus dijunjung adalah profesionalisme aparat penegak hukum.
Kementerian HAM mengatakan kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus memiliki dimensi strategis, menjadi perhatian luas publik sekaligus sorotan internasional
Inilah mobil bekas paling banyak dicari orang Indonesia sepanjang 2025. Lengkap dengan alasan populer, tren pasar, dan tips memilih unit terbaik.
TMMIN berupaya mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia industri yang mensyaratkan lulusan siap kerja dengan kemampuan praktik yang terampil.
Untuk harga, PT TAM menginformasikan varian 2.8 VRZ 4x2 TSS w/ GR Parts Aeropackage dibanderol Rp663 juta. Kemudian varian 2.8 GR-S 4x4 dibanderol Rp761 juta.
Toyota memperluas jejak bisnisnya dengan investasi senilai 531 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp8,7 triliun di Texas
Di Kabupaten Sidoarjo, seorang balita tewas tertabrak mobil Toyota Fortuner, yang melintas dalam komplek perumahan.
Polda Metro Jaya resmi menetapkan pengemudi Fortuner arogan berinisial PWGA sebagai tersangka kasus pemalsuan pelat nomor kendaraan dinas TNI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved