Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SEBUAH video viral menunjukkan seorang pria di Jakarta Selatan terlihat emosi saat ditegur oleh pengendara lainnya karena mobil yang dikemudikannya parkir di tengah jalan. Pria tersebut diduga karyawan Pertamina.
Dari video yang beredar, terlihat tampak pengemudi tersebut memarkirkan kendaraannya di tengah jalan saat hendak membeli takjil berbuka puasa. Karenanya, membuat macet arus lalu lintas di jalan tersebut.
Tak hanya itu, ulah pria yang mengendarai mobil berwarna hitam bernomor polisi B 1310 SMQ itu juga membuat geram wanita yang mengendarai mobil lain yang berada tepat di belakang mobil pelaku. Sebab, gara-gara aksi pelaku berhenti di tengah jalan, mobil wanita tersebut tidak bisa lewat.
Baca juga : Viral Mobil Polisi Menyerobot Rombongan KTT ASEAN, Ternyata Anak Buah Dirlantas PMJ
Diketahui awalnya terduga pelaku berhenti di tengah jalan dan dia ditegur. Tapi, dia malah meludah ke arah orang yang merekamnya. Peristiwa itu disebutkan terjadi di Jalan Masjid Darull Fallah, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/4).
Melalui Instagram pada Minggu (7/4), Pertamina mengatakan, "Terima kasih atas laporannya. Saat ini pertamina sedang melakukan investigasi internal dan akan melakukan proses sesuai ketentuan perusahaan."
"Pertamina tidak mentolerir segala tindakan pekerjanya yang bertentangan dengan hukum dan etika. Pertamina memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kejadian ini," sambungnya.
Baca juga : IHRS 2023 Sajikan Masa Depan Lanskap Dunia Kerja
Unggahan pria yang meludah itu sebelumnya sudah menuai banyak komentar dari warganet. Banyak netizen yang ikut geram dengan aksinya.
"Mobilnya sih bagus, tapi tidak sebanding dengan attitude nya," komentar seorang netizen di media sosial.
"Berhenti sembarangan, enggak punya attitude bekerndara dengan baik, hey bung, Anda punya SIM buat apa? apakah hanya untuk aman dari tilangan polisi, tapi enggak tahu peraturan berkendara. Hadeeuuh," tulis netizen lainnya. (Z-6)
Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo mengalami kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM).
PT Pertamina Hulu Energi menegaskan komitmennya mendukung target pemerintah Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.
Rangkaian acara pesta rakyat digelar di Tangerang, Banten, pada 23–24 Agustus 2025 untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Lifting perdana produk bahan bakar minyak berupa Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur dengan campuran minyak jelantah dari Kilang Cilacap menjadi kado HUT ke-80 RI dari Pertamina.
Salah satu program unggulan yang diterapkan di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang bernama Nona Nori, yang fokus pada pengelolaan potensi lokal berbasis rumput laut.
Kinerja Pertamina pada semester I 2025 dinilai sejalan dengan semangat HUT ke-80 Republik Indonesia. Capaian positif itu juga disebut sangat mendukung upaya pencapaian swasembada energi.
Bagi Hanasui, perjalanan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata apresiasi kepada tim yang telah menjadi pilar kesuksesan.
DPC FPE KSBSI Mimika Papua Tengah mengajukan permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke MK
PERUSAHAAN wajib membangun budaya kerja inklusif berdampak nyata bagi karyawan lintas tahap kehidupan dan kemampuan melalui kebijakan progresif yang relevan.
DALAM era teknologi kecerdasan buatan generatif (generative AI/GenAI) merevolusi cara kerja, dunia human resources (HR) dituntut bertransformasi lebih cepat dan cerdas.
PERUSAHAAN yang mampu membangun merek kuat yang berakar pada kekuatan karyawan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya.
Penerapan budaya kerja I-care (Integrity, Creativity, Agility, Results, Empowered), yang dalam implementasi kesehariannya menumbuhkan budaya yang menghargai
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved