Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan kasus difteri di Jakarta mengalami peningkatan, namun masih dalam kategori aman.
"Untuk tren terduganya ada sedikit meningkat bulan September lalu dibandingkan Agustus di Jakarta. Tapi masih aman dan tidak signifikan," kata Ngabila saat dikonfirmasi, Senin (9/10).
Difteri dapat menyebabkan kematian dalam waktu 48-72 jam jika tidak ditangani secara serius. Virus ini ditularkan melalui droplet atau percikan cairan tubuh, yang bisa ditularkan melalui bersin, batuk, dan air liur, yang kemudian masuk ke dalam tubuh melalui daerah yang terbuka seperti mata, hidung, dan mulut.
Baca juga : Dinkes DKI Lakukan Surveilans Kasus Difteri
Ia menyarankan penegahan difteri dengan tetap memakai masker, rajin cuci tangan, lengkapi imunisasi bayi, balita, dan anak SD untuk kelas 1,2,5. Kemudian deteksi dini dengan cek tenggorokan saat sakit di tenggorokan, ketika menelan, atau batuk pilek untuk mendapat pengobatan segera.
"Oleh karena itu kami aktif melakukan pencegahan sesuai 4 poin pencegahan ini dan meningkatkan kewaspadaan kasus dan penemuan kasus aktif. Aktif melalui masyarakat atau active case finding surveilans aktif berbasis masyarakat," ujar dia.
Baca juga : Satu Warga Meninggal Positif Difteri di Garut
Difteri adalah penyakit menular disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphteriae. Gejala klinis difteri bervariasi mulai dari tak bergejala hingga fatal. Gejala umum yang timbul antara lain demam, sakit tenggorokan, nyeri menelan, pembengkakan pada leher dan timbulnya selaput putih di tenggorokan. (Z-5)
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
Bakteri Corynebacterium diphteriae menjadi penyebab utama difteri. Bakteri ini menyebar lewat batuk, bersin, atau kontak langsung dengan penderita.
DIFTERI masih menjadi ancaman serius bagi anak-anak di Indonesia. Imunisasi yang tak lengkap sejak lahir menjadi salah satu faktor risiko penyebab penularan difteri.
PENULARAN difteri di Jawa Barat menjadi perhatian dari Universitas Airlangga. Lima pulau terbesar di Indonesia dengan kasus difteri tertinggi adalah Jawa dengan 474 kasus dan 26 kematian.
DILANSIR dari laman Universitas Airlangga penyebaran penyakit difteri pada 2018 telah mengakibatkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di 28 provinsi dan 142 kabupaten/kota di Indonesia.
Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kekebalan anak terhadap covid-19 pada anak yang telah diberikan vaksinasi DT sebelum pemberian vaksin covid-19.
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved