Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan bahwa seluruh kantor atau gedung tinggi milik pemerintah daerah telah terpasang alat penyemprotan uap air atau water mist genarator. Pemasangan alat yang diyakini bisa menurunkan tingkat polusi udara di ibu kota itu paling lambat dilaksanakan hari ini.
"Per 11 September semua kantor Pemda sudah bisa pasang," ujar Heru kepada wartawan, Minggu (11/9).
Ia mengakui sempat mengalami kendala karena keterbatasan alat dari penyedia yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Namun, itu sudah bisa diatasi dengan melakukan modifikasi.
Baca juga: Jakarta Jadi Kota Besar dengan Kualitas Udara Terburuk Kelima di Dunia
"Walaupun dari BRIN alat yang terbatas tetapi mereka bisa modifikasi. Seperti di Balai Kota, kami sudah modifikasi," imbuhnya.
Sebelumnya, Juru bicara Satgas Penanganan Pencemaran Udara DKI Ani Ruspitawati mengatakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi tingkat polusi udara adalah dengan menggunakan metode penyemprotan uap air atau water mist.
Baca juga: KLHK Siapkan Gugatan Perdata Ganti Rugi Lingkungan untuk Perusahaan Penyebab Polusi Jabodetabek
Hingga saat ini, water mist generator telah terpasang di gedung Balaikota DKI Jakarta dan 5 gedung wali kota. Selain itu, ada tiga gedung milik swasta yang juga telah memasang alat tersebut. (Z-11)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengatakan, tingginya tingkat polusi udara di Jakarta membuat kesehatan masyarakat terganggu. Sekaligus menurunkan kualitas hidup warga.
Kemudian ada teknologi sensor supaya tahu kapan zona merah. Selain itu, ada truk embun sudah dilakukan di kota-kota Tiongkok.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya polusi udara merupakan langkah krusial dalam menekan dampak kesehatan yang ditimbulkan.
BMKG mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan, dalam siklus harian, konsentrasi PM2,5 tertinggi di wilayah DKI Jakarta ialah selepas malam hari hingga menjelang pagi hari.
Kualitas udara di Jakarta, Senin (14/10) pagi masuk urutan ke delapan sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
POLUSI di DKI Jakarta menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian yang besar bagi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved