Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas kemacetan dampak gelaran KTT ASEAN ke 43 di Jakarta.
"Saya mohon maaf karena memang ini perhelatan negara yang kita pertaruhkan untuk menjaga keamanan para pemimpin negara, sehingga perlu pengamanan-pengamanan yang mungkin ada yang mengganggu kegiatan rutin masyarakat," kata Yudo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit pun turut meminta maaf soal kemacetan itu. Sebab, kemacetan ditimbulkan lantaran adanya rekayasa dan penutupan sejumlah ruas jalan.
Baca juga : Heru Budi Minta Maaf Kemacetan Selama KTT ASEAN
"Seperti yang disampaikan bapak Panglima, mohon maaf karena kemarin, kami harus melakukan rekayasa dan penutupan ruas jalan, karena ini memang bagian dari standar pengamanan khususnya high level atau kepala negara yang harus kita amankan," kata Sigit.
"Sehingga kita melakukan rekayasa lalin mengakibatkan beberapa ruas di jalur alternatif mengalami penumpukan," sambungnya.
Di sisi lain, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman memastikan pada Jumat (8/9) esok tak diadakan lagi rekayasa maupun penutupan ruas jalan. Hal itu dikarenakan, telah rampungnya gelaran KTT Asean.
Baca juga : Panglima TNI dan Kapolri Cek Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024
"Iya sudah selesai, nggak ada rekayasa, kita nanti tinggal mengantar kepulangan mereka dari akomodasi ke bandara saja," kata Latif.
"Normal kembali. Tapi ada pengaturan-pengaturan," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Polri kerahkan ribuan personel melakukan pengawalan, pengamanan jalur, dan rekayasa lalu lintas penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 yang digelar di Jakarta 5-7 September 2023
Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan hal tersebut dilakukan agar lalu lintas yang akan dilalui para delegasi dan masyarakat dapat berjalan dengan lancar.
"Untuk pengamanan rute sebanyak 1.128 personel, 300 personel untuk pengamanan parkir dan 251 personel untuk pengawalan yang terdiri dari 75 personel untuk pengawalan delegasi baik dengan kendaraan roda dua dan roda empat, lalu sebanyak 176 personel BKO paspampres," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/9). (Z-5)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Kondisi ini memicu antrean kendaraan yang mengular panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
MRT Timur-Barat Fase 2 Kembangan-Balaraja dibidik jadi solusi kemacetan dua arah Jakarta-Banten. Pemprov dan 8 pengembang mulai kajian TOD lintas wilayah.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak mengabaikan aspek sosialisasi kepada masyarakat.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Haidar Yaafi menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved