Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Rukun Tetangga (RT) tempat kejadian tewasnya MY 61 yang menjadi korban penusukan di Tebet mengatakan, korban dan terduga pelaku masih bertetangga. Ketua RT setempat, Ahmad Satiri menyebutkan terduga pelaku pembunuhan itu bernama Edy Rinaldi 40. Dimana terduga pelaku itu tinggal tak jauh dari rumah korban.
"Itu si Edy, yang pelakunya. Warga saya, (rumahnya) itu atas (jarak empat rumah dari korban)," kata Satiri saat ditemui, Minggu (27/8).
Satiri menyebutkan, terduga Edy tinggal keluarganya. Ia juga mengatakan bahwa dia merupakan warga yang terbilang jarang bergaul dengan sesama warga lainnya.
"Si Edy pendiam," beber dia.
Baca juga: Pasutri di Tebet Diduga Jadi Korban Penusukan, Suami Tewas di Tempat
Selanjutnya, Kapolsek Tebet, Kompol Jamalinus Nababan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kejadian tersebut.
"Kita meriksa saksi nambah lagi dua. Tambah satu saksi pelapor yaitu keponakan (korban)," kata Jamalinus.
"Saat ini lima (lima saksi telah diperiksa)," imbuhnya.
Baca juga: Mahahsiswa UI Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Kamar Kos
Jamalinus melanjutkan, bahwa pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa pisau yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menghabisi korban.
Istri Selamat
Untuk korban luka-luka, yang merupakan istri dari MY, H 43, saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.
"Untuk ibu masih pemulihan belum bisa kita ambil keterangan. Untuk hasil visum korban juga belum ada laporan dari RS," sebutnya.
Perlu diketahui, Seorang Pria berinisial MY 61, ditemukan tewas bersimbah darah dengan dugaan ditusuk oleh tetangganya sendiri di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (26/8) malam.
Kapolsek Tebet Kompol Jamalinus Nababan mengatakan dugaan pembunuhan ini diketahui warga setelah mendengar jeritan tangis istri korban berinisial H 43 sekitar pukul 20.00 WIB.
"Warga keluar menuju sumber suara dan melihat seseorang keluar dari rumah korban dengan memegang senjata tajam diduga berupa pisau," kata Jamalinus, Minggu (27/8).
(Z-9)
Polda Metro Jaya ungkap motif cemburu di balik penusukan dua pemuda di Cililitan. Satu korban tewas, pelaku RS berhasil ditangkap
Dua remaja menjadi korban penusukan di Condet, Jakarta Timur. Satu tewas, satu luka berat. Polisi menangkap pelaku dan mengungkap kronologi kejadian.
Tim Buser Presisi kemudian melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor.
Ayah tiga anak itu menyatakan bertanggung jawab atas kematian Anggi Anggara, 27, dalam sebuah pertengkaran Kamis pagi (1/5) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.
Insiden penusukan tragis terjadi di Sekolah Notre-Dame-de-Toutes-Aides di Nantes, Prancis barat, yang menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga siswa lainnya.
POLISI menangkap MNA, 19, dan FF, 20, pelaku penusukan seorang wanita berinisial S, 19, di sebuah mall kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut MNA membuang pisau usai beraksi.
Kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah luka tersebut akibat kekerasan atau benturan saat terbawa arus.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Pengecekan telah dilakukan secara menyeluruh terhadap kesiapan pompa stasioner maupun cadangan di titik-titik rawan.
Prakiraan cuaca DKI Jakarta hari ini, Jumat 9 Januari 2026. BMKG memprediksi hujan merata dengan intensitas sedang di Jakarta Selatan. Simak detail lengkapnya.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi soal aksi tawuran Manggarai, Jakarta Selatan, yang terjadi di awal tahun 2026.
Tawuran warga RW 04 dan RW 012 di Terowongan Manggarai, Jakarta Selatan, terjadi dua kali saat Tahun Baru 2026. Polisi pastikan situasi kini aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved