Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan uji coba tilang uji emisi mulai Jumat (25/8). Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sarjoko menjelaskan ada 5 titik lokasi pra-razia uji emisi.
"Kami rencanakan lakukan razia uji emisi, yang mana pada 25 Agustus 2023 besok pagi, kami akan laksanakan secara serentak," jelasnya dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, Gedung DPRD, Kamis (24/8).
Adapun lokasinya ada satu di setiap 5 wilayah kota Jakarta. Untuk di Jakarta Timur akan dilakukan di jalan perintis Kemerdekaan.
Baca juga :
"Kemudian di Jalan RE Martadinata Jakarta Utara, di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat," jelasnya.
Baca juga :
Selain itu di Terminal Blok M Jakarta Selatan dan Jalan Asia Afrika di Jakarta Pusat.
"Pada razia yang kami lakukan besok pagi, ini sifatnya masih sosialisasi sehingga belum dilakukan perketatan," ujarnya.
Nantinya, razia uji emisi ini akan dilakukan serentak dan akan langsung dikenakan denda jika melanggar. Adapun denda untuk kendaraan roda dua sebesar Rp250 ribu sedangkan untuk kendaraan roda 4 mencapai Rp500 ribu.
"Masing-masing wilayah Jakarta ada 3 lokasi dilakukan razia, sedangkan sanksi atas razia tersebut sebagaimana diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," ujarnya.
"Pasal 25 yakni pelanggaran ambang batas uji emisi sepeda motor akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp250.000, dan untuk kendaraan bermotor (mobil) sesuai dengan pasal 26 sebesar Rp500.000," pungkasnya. (Z-8)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengatakan, tingginya tingkat polusi udara di Jakarta membuat kesehatan masyarakat terganggu. Sekaligus menurunkan kualitas hidup warga.
Kemudian ada teknologi sensor supaya tahu kapan zona merah. Selain itu, ada truk embun sudah dilakukan di kota-kota Tiongkok.
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya polusi udara merupakan langkah krusial dalam menekan dampak kesehatan yang ditimbulkan.
BMKG mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan, dalam siklus harian, konsentrasi PM2,5 tertinggi di wilayah DKI Jakarta ialah selepas malam hari hingga menjelang pagi hari.
Kualitas udara di Jakarta, Senin (14/10) pagi masuk urutan ke delapan sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
POLUSI di DKI Jakarta menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian yang besar bagi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved