Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menerjunkan sebanyak 100 pengawas untuk mengecek PLTU maupun industri yang terindikasi menjadi polusi udara di wilayah Jabodetabek.
Dalam arahannya, Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani menyatakan, objek pertama yang akan disasar adalah PLTU dan industri yang terkait dengan peleburan logam.
“Jadi ada dua sumber utama yang kita identifikasi, yaitu kendaraan bermotor, emisi PLTU dan kegiatan pembakaran terbuka. Ini kita identifikasi terus,” kata Rasio di gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin (21/8).
Baca juga : Siang Hari, Kondisi Udara Kawasan Lubang Buaya Berstatus Tidak Sehat
Ia memerintahkan kepada jajarannya yang akan terjun ke lapangan, jika mereka melihat indikasi pencemaran secara visual, misalnya cerobong asap yang pekat, maka bisa langsung melakukan penindakan di sana.
“Apabila kami menemukan pelanggaran, kami akan lakukan tindakan tegas dan menghentikan kegiatan yang menimbulkan pencemaran tersebut,” tegas Rasio.
Baca juga : Fraksi PKS Sebut WFH Harus Dibarengi Kebijakan Strategis
Selain itu, langkah lainnya ialah pihaknya akan memberikan sanksi adminsitratif dan upaya hukum perdata. Beberapa industri yang disasar di antaranya peleburan batu bara, industri semen dan pembangkit yang dimiliki industri independen serta perusahaan yang melakukan pembakaran secara terbuka.
“Satgas ini akan kami lakukan karena ini upaya negara dan KLHK. Karena Menteri LHK Siti Nurbaya memerintahkan untuk melakukan tindakan tegas terkait pelanggaran pencemaran udara di Jabodetabek ini,” pungkas Rasio. (Z-5)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Peluncuran rumah contoh tipe Alder di Kota Modern Tangerang menarik ratusan pengunjung. Hunian dua lantai ini ditawarkan dengan cicilan mulai Rp6 juta.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat pangsa pasar di kawasan Jabodetabek
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved