Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Bina Marga akan mengebut proses perbaikan jalan yang rusak. Tujuannya agar seluruh jalanan ibukota mulus tanpa adanya lubang atau 'zero hole'.
"Kami ingin jalan di Jakarta itu dalam kondisi itu (baik), 'zero hole' atau tak lagi berlubang. Karena itu (jalan) kami rapihkan semua," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo saat dihubungi, Kamis (3/8).
Saat ini, sambungnya, ada beberapa ruas jalan yang sedang diperbaiki baik oleh Dinas Bina Marga maupun Sudin Bina Marga di lima wilayah administrasi. Heru mengatakan, salah satu jalan berlubang yang diperbaiki yakni di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur.
Baca juga: Presiden Jokowi Terima 7.400 Aduan Jalan Rusak
Perbaikan jalan rusak di kawasan Cijantung itu sebelumnya dikoordinasikan Dinas Bina Marga DKI kepada Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian untuk antisipasi kemacetan lalu lintas yang ditimbulkan dari proses tersebut.
Ia pun meminta agar masyarakat pengguna jalan maklum dengan kondisi macet yang ditimbulkan karena proses perbaikan jalan. Namun, ia meyakini perbaikan ini demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan ke depan.
Baca juga: Jalan Rusak Parah, Warga Sakit yang Digotong dengan Peti di Bengkulu Akhirnya Meninggal
"Kalau ada macet, pasti. Tapi kan itu demi kebaikan semua. Untuk itu kami koordinasi dengan aparat terkait, Dishub dan polisi," imbuhnya.
Namun Heru tak menyebut target penyelesaian perbaikan jalan di seluruh wilayah itu.
Heru menambahkan, Dinas Bina Marga telah meminta kepada para pekerja yang melakukan perbaikan untuk segera menyelesaikan proyek yang sedang berjalan.
Menurut Heru, penyelesaian jalan rusak yang cepat diperlukan untuk menghindari keluhan pengguna jalan yang kerap terjebak macet imbas pengerjaan.
"Harus segera selesai pokoknya kerjaan yang di jalan. Karena memperbaiki ruas jalan itu kan mengganggu pengguna jalan. Tentu itu ada keluhan. Nah, itu akan coba kita hindari," tambahnya. (Z-10)
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melakukan perbaikan pasca pencurian kabel di kolam olakan Underpass Angkasa, Jakarta Pusat yang terjadi pada 12-13 November 2024.
DINAS Bina Marga DKI Jakarta memperingatkan kepada perusahaan-perusahaan pemilik jaringan kabel fiber optik agar merapikan serta mengamankan kabel fiber optik
Total anggaran Rp15 miliar disiapkan untuk revitaliasasi empat titik pedestrian di Jakarta Pusat.
RANGKAIAN kabel semrawut yang terjadi hampir di setiap sisi Ibukota DKI Jakarta siang ini, Selasa, (8/8) mulai ditertibkan petugas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta.
"Hari ini memang kami mengundang salah satu provider dan yang lainnya, khususnya provider yang kalau dari identifikasi di lapangan miliki PT Bali Towerindo."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved