Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SIAPA tak kenal dengan Sinetron 'Si Doel Anak Sekolahan'? Sinetron yang diproduseri Rano Karno mengangkat kehidupan Doel dan keluarganya yang merupakan keluarga Betawi.
Dalam adegan sinetron, banyak dijumpai pemerannya menggunakan bahasa Betawi. Dialek Betawi sendiri bercampur-campur. Yuk kita mengenal bahasa betawi lebih dalam.
Diketahui, sifat campur-aduk dalam dialek Betawi adalah bayangan Betawi secara umum yang merupakan hasil perkawinan beragam jenis dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun asing, dikutip dari laman unkris.ac.id.
Baca juga : HUT Jakarta dan Riwayat Suku Betawi
Ada juga yang berpendapat suku bangsa yang menduduki kawasan sekitar Jakarta dikelompokkan sebagai suku Betawi awal (proto Betawi). Menurut sejarah, Kerajaan Tarumanagara, yang berpusat di Sundapura, pernah diserang dan ditaklukkan oleh kerajaan Sriwijaya dari Sumatera.
Oleh karena itu, tidak heran penduduk asli Betawi yang pada awal mulanya bercakap Kawi dan menduduki kawasan sekitar pelabuhan Sunda Kalapa, jauh sebelum Sumpah Pemuda, sudah memakai bahasa Melayu.
Baca juga : Mengenal Budaya Betawi di Setu Babakan
Bahkan, ada juga yang menyebut suku lain, misalnya Sunda yang menduduki wilayah ini, juga ikut memakai Bahasa Melayu yang umum digunakan di Sumatera dan Kalimantan Barat.
Karena perbedaan bahasa yang digunakan suku Betawi dan suku Sunda di wilayah lain, pada awal masa zaman ke-20, Belanda mengasumsikan orang yang tinggal di sekitar Batavia sebagai etnis yang tidak sama dengan etnis Sunda dan menyebutnya sebagai etnis Betawi.
Namun, sejumlah nama kawasan dan nama sungai tetap dipertahankan dalam bahasa Sunda, seperti kata Ancol, Pancoran, Cilandak, Ciliwung, Cideng (yang bersumber dari Cihideung dan berikutnya berubah dijadikan Cideung dan tearkhir dijadikan Cideng), dan sebagainya.
Meskipun bahasa resmi yang digunakan di Jakarta adalah bahasa Indonesia, bahasa informal atau bahasa dialog sehari-hari adalah bahasa Indonesia dialek Betawi. Dialek Betawi sendiri terbagi atas dua jenis, dialek Betawi tengah dan dialek Betawi pinggir.
Dialek Betawi tengah umumnya berbunyi "é" sedangkan dialek Betawi pinggir adalah "a". Dialek Betawi pusat atau tengah seringkali dianggap sebagai dialek Betawi sejati karena bersumber dari tempat bermulanya kota Jakarta, yakni kawasan perkampungan Betawi di sekitar Jakarta Kota, Sawah Besar, Tugu, Cilincing, Kemayoran, Senen, Kramat, hingga batasan paling selatan di Meester (Jatinegara).
Dialek Betawi pinggiran mulai dari Jatinegara ke Selatan, Condet, Jagakarsa, Depok, Rawa Belong, Ciputat hingga ke pinggir selatan hingga Jawa Barat. Contoh penutur dialek Betawi tengah adalah Benyamin S, Ida Royani, dan Aminah Cendrakasih karena mereka memang bersumber dari kawasan Kemayoran dan Kramat Sentiong.
Sedangkan, penutur dialek Betawi pinggiran adalah Mandra dan Pak Tile. Contoh paling jelas ketika mereka mengucapkan kenape/kenapa (mengapa). Dialek Betawi tengah jelas menyebutkan "é", sedangkan Betawi pinggir bernada "a" keras mati seperti "ain" mati dalam cara baca mengaji Al-Qur'an. (Medcom.id/Z-4)
RIBUAN warga antusias memadati Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dalam perayaan malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 DKI Jakarta, Minggu (22/6).
Hal ini diungkapkan Ketua YLKI Niti Emiliana dalam keterangannya dalam upaya mendorong DKI Jakarta kota yang ramah bagi konsumen disabilitas.
“Kebijakan penetapan tarif Rp1 ini juga didukung dengan perpanjangan jam operasional di sejumlah rute, khususnya untuk mendukung mobilitas warga dalam perayaan malam puncak HUT Jakarta,”
Pemprov menyediakan ratusan kegiatan mulai dari festival seni, konser, pameran, hingga upacara kenegaraan yang melibatkan warga dari segala usia dan latar belakang
Pemprov DKI Jakarta berencana menggelar program pemutihan denda pajak pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Jakarta yang akan mulai berlaku Juni hingga Agustus 2025
POLDA Metro Jaya mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait pemutihan pajak kendaraan dalam memperingati Hari Ulang Tahun Jakarta ke-498.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved