Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KAI Commuter memohon maaf atas adanya kendala perjalanan Commuter Line Bogor yang terjadi pada Jumat Siang (16/6) Kendala perjalanan Commuter Line ini disebabkan terganggunya Commuter Line No.1187 relasi Bogor-Jakarta Kota oleh kendaran angkutan kota (angkot) sekitar pukul 10.34 WIB di perlintasan liar KM 35+400 antara Stasiun Citayam-Depok.
Dalam video yang beredar nampak angkot berwarna merah dalam kondisi rusak setelah tertabrak KRL. Kondisi kaca belakang mobil pecah seluruhnya tidak bersisa.
"Petugas KAI Commuter bersama KAI Daerah Operasi 1 Jakarta dan pihak terkait di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi kendaraan roda empat tersebut. Petugas juga melakukan pemeriksaan prasarana untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta saat akan melintas di lokasi," kata External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan saat dihubungi Media Indonesia, Jumat (16/6).
Baca juga: Pengemui Mobil Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Karena Mematahkan Spion
Sekitar pukul 11.00 WIB, proses evakuasi kendaraan sudah selesai dilakukan dan saat ini KAI Commuter fokus untuk melakukan proses pemindahan seluruh pengguna dari Commuter Line No.1187 ke rangkaian berikutnya guna pemeriksaan sarana kereta lebih lanjut.
Imbas kejadian tersebut, perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan. Berikut commuterline yang terganggu perjalanannya per jam 11.00 WIB:
Baca juga: Truk Tangki Minyak Terbakar Sebabkan Jalan Layang di Philadelphia Roboh
1. Commuter Line No.1189 relasi Bogor-Jakarta tertahan perjalananya di Stasiun Citayam
2. Commuter Line No.1509 relasi Nambo-Jakarta tertahan perjalananya di Sinyal masuk Stasiun Citayam
3. Commuter Line No.1193 relasi Bogor-Jakarta tertahan perjalananya di Stasiun Citayam
4. Commuter Line No.1197 relasi Bogor-Jakarta tertahan perjalananya di Stasiun Citayam
KAI Commuter sangat menyesalkan atas kejadian ini dan berharap pihak Kepolisian dapat menindaklanjuti kejadian ini agar Sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian agar tidak terulang lagi karena sangat membahayakan perjalanan kereta dan keamanan para pengguna kereta.
"KAI Commuter mengimbau untuk mendahulukan perjalanan kereta, tidak menerobos pintu perlintasan yang sudah tertutup," ujarnya.
(Z-9)
Stasiun Jatake memiliki luas bangunan 3.198 meter persegi dengan kapasitas pelayanan hingga 20.000 penumpang per hari.
Jumlah pengguna KRL Commuter Line pada lintas Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Total volume pengguna Wilayah 8 Surabaya selama (18-24/12) tercatat mencapai 367.313 ribu lebih pengguna, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Natal.
BAGI penumpang yang memilih menunggu perjalanan pertama Commuter Line di pagi hari, penting untuk tetap menjaga ketertiban selama berada di area stasiun.
DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT KAI melakukan uji coba penyeberangan pejalan kaki yang dikontrol lampu lalu lintas atau dikenal sebagai persimpangan pelikan di Stasiun Cikini.
Operasional layanan Commuter Line (KRL) Jabodetabek, Senin pagi (1/9), berjalan normal dan lancar melayani pengguna untuk beraktivitas sehari-hari.
Stasiun Kereta Api Jatake resmi mulai beroperasi hari ini, Rabu (28/1). Stasiun baru di lintasan KRL Green Line itu disambut antusias warga.
Jumlah pengguna KRL Commuter Line pada lintas Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved