Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI penumpang yang memilih menunggu perjalanan pertama Commuter Line di pagi hari, penting untuk tetap menjaga ketertiban selama berada di area stasiun.
Sebagai moda transportasi massal yang efektif dan dipercaya masyarakat untuk mobilitas harian, Commuter Line menyediakan banyak pilihan waktu perjalanan serta beroperasi mulai pukul 04.00 WIB hingga 24.00 WIB di Jabodetabek. Dengan total 1.063 perjalanan setiap hari, penumpang memiliki fleksibilitas tinggi dalam mengatur waktu keberangkatan.
Namun, tidak sedikit calon pengguna yang tetap tertinggal jadwal terakhir dan akhirnya menunggu kereta pertama keesokan harinya.
Menanggapi situasi itu, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa dengan jam operasional yang panjang dan banyaknya pilihan jadwal, kondisi ini memang bisa terjadi. Ia mengingatkan bahwa penumpang yang menunggu perjalanan pertama wajib tetap menjaga ketertiban.
"Meskipun begitu, Karina mengimbau untuk pengguna yang tertinggal perjalanan terakhir Commuter Line untuk selalu menjaga ketertiban dan kebersihan saat menunggu jadwal perjalanan pertamanya di area Stasiun. Pengguna juga diimbau untuk tidak tidur di lantai stasiun atau pun di bangku-bangku tunggu pengguna. Hal ini demi menjaga kenyamanan bersama dan menghindari gangguan terhadap operasional harian stasiun yang sedang melakukan persiapan untuk hari berikutnya," ucap Karina dalam keterangannya, Rabu (10/12).
KAI Commuter juga memastikan bahwa area setelah gate-in hingga peron akan melalui proses sterilisasi untuk pembersihan dan pemeliharaan fasilitas setelah kereta terakhir diberangkatkan. Karena itu, penumpang yang menunggu dianjurkan tetap berada di luar stasiun atau di area sebelum gate-in. Petugas keamanan juga tetap bersiaga untuk menjaga situasi tetap aman.
KAI Commuter menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para pengguna.
"Untuk mengantisipasi ketinggalan jadwal Commuter Line terakhir, pengguna bisa mengakses jadwal perjalanan Commuter Line melalui aplikasi C-Access maupun website commuterline.id,” tutup Karina. (E-4)
SEPANJANG masa angkutan Nataru periode 18 Desember 2025-1 Januari 2026 kemarin, total pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 15.025.081 orang.
BERTEPATAN dengan libur cuti bersama minggu ini, aktivitas pengguna Commuter Line terpantau lebih landai.
Pekerja melakukan perawatan bantalan rel serta memelihara kondisi rel kereta komuter di Stasiun Palmerah, Jakarta.
KAI Commuter memberlakukan tarif khusus bagi pengguna commuter line Jabodetabek pada hari ini, Minggu (20/10). Beberapa stasiun commuter line terpantau ramai dan lancar.
Total volume pengguna Wilayah 8 Surabaya selama (18-24/12) tercatat mencapai 367.313 ribu lebih pengguna, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Natal.
DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT KAI melakukan uji coba penyeberangan pejalan kaki yang dikontrol lampu lalu lintas atau dikenal sebagai persimpangan pelikan di Stasiun Cikini.
Operasional layanan Commuter Line (KRL) Jabodetabek, Senin pagi (1/9), berjalan normal dan lancar melayani pengguna untuk beraktivitas sehari-hari.
Hari Minggu (31/8), ini, operasional perjalanan Commuter Line Jabodetabek dan Commuter Line Basoetta di seluruh lintas beroperasi normal.
Kereta Commuter Indonesia, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero akan mengoperasikan 96 unit kereta rel listrik (KRL) baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved